Javier Tebas Optimis Barcelona Segera Kembali ke Aturan 1:1, Puji Raphinha
Presiden La Liga, Javier Tebas, baru-baru ini menyampaikan pidato dalam acara sarapan Europa Press. Dalam kesempatan tersebut, ia secara khusus membahas situasi fair play finansial Barcelona dan beberapa isu terkait lainnya.
Tebas, yang belakangan ini kerap memberikan apresiasi kepada Barcelona, juga menyinggung tentang Raphinha yang menurutnya kurang mendapatkan pengakuan. Ia turut memberikan pandangannya mengenai hal-hal lain yang berhubungan dengan klub Catalan tersebut, termasuk rencana pertandingan di Miami melawan Villarreal yang telah dibatalkan.
Javier Tebas Soal Situasi Fair Play Barcelona
Hal pertama yang dibahas Tebas adalah kondisi keuangan Barcelona, di tengah laporan yang menyebutkan bahwa klub tersebut percaya diri untuk kembali ke aturan 1:1 sebelum musim panas mendatang.
Sembari mengakui bahwa ia terus mengikuti perkembangan, Presiden La Liga tersebut memuji Barcelona karena berhasil meraih gelar juara meskipun belum sepenuhnya terbebas dari aturan 1:1.
“Barcelona tunduk pada financial fair play, dan ini membuat mereka memiliki kebijakan pengeluaran yang semakin patuh. Mampu meresmikan stadion sangat penting. Bahkan tanpa tunduk pada aturan 1:1 yang terkenal itu, mereka memenangkan gelar liga. Kas mereka lebih penuh. Jika mereka mematuhi peraturan La Liga, saya tidak khawatir,” ujarnya, seperti dilansir oleh *Mundo Deportivo*.
Javier Tebas menunjukkan optimisme terhadap situasi Barcelona, terutama ketika mereka kembali ke aturan 1:1.
“Mereka merekrut pemain meskipun mereka belum tunduk pada aturan 1:1. Hal yang paling membuat saya optimis adalah mereka akan memiliki lebih banyak pendapatan,” ia menyatakan.
“Sebagian dari pendapatan stadion itu sudah diperhitungkan. Jika Anda sedang dalam masa konstruksi, Anda diizinkan untuk mempertahankan pendapatan tiket Anda selama jangka waktu tertentu untuk mendukung, daripada menghukum, renovasi stadion,” tambahnya.
Javier Tebas Puji Raphinha dan Dukung Laga Miami
Tebas kemudian melanjutkan pembahasan mengenai Raphinha dan bagaimana pemain tersebut dinilai tidak cukup tinggi oleh media sepak bola.
“Beberapa hari yang lalu, saya membaca artikel yang mengatakan dia adalah pemain dengan rating terendah, dan saya setuju. Dalam banyak pertandingan, dia membuat perbedaan, bersama dengan Lamine Yamal, tetapi terutama Raphinha,” katanya.
Terakhir, Tebas menyuarakan dukungannya yang berkelanjutan untuk pertandingan Barcelona-Villarreal yang sempat diusulkan untuk dimainkan di Miami, Amerika Serikat, pada akhir 2025.
Presiden La Liga itu menegaskan bahwa ia akan terus mendukung proyek tersebut.
“Tentu saja, kapan pun mereka mau. Di mana ada keberpihakan? Villarreal ingin pergi, para penggemar ingin bepergian,” pungkasnya.
Pernyataan Tebas ini mengindikasikan bahwa La Liga tetap terbuka terhadap gagasan untuk menggelar pertandingan di luar Spanyol di masa depan, seiring dengan upayanya untuk memperluas jangkauan kompetisi secara global. Optimisme terhadap keuangan Barcelona juga menjadi sinyal positif bagi masa depan klub di kancah domestik dan Eropa.
(SA/GN)
sumber : ca.sports.yahoo.com
Leave a comment