Sarawak dan Barcelona Selangkah Lebih Dekat Jalin Kerjasama Olahraga Global
KUCHING – Kabar gembira datang dari dunia olahraga Sarawak. Menteri Pemuda, Olahraga, dan Pengembangan Kewirausahaan Dato Sri Abdul Karim Rahman Hamzah baru-baru ini mengisyaratkan kemungkinan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah negara bagian Sarawak dengan raksasa sepak bola Spanyol, FC Barcelona. Kesepakatan ini diperkirakan akan terwujud pada Maret tahun ini.
Mengukir Impian Olahraga Sarawak di Panggung Dunia
MoU yang diincar ini bertujuan untuk menjalin kolaborasi dengan FC Barcelona dalam rangka meningkatkan upaya olahraga Sarawak, khususnya di bidang sepak bola. Targetnya adalah mengangkat kualitas olahraga negara bagian tersebut ke standar global.
Wacana kerja sama ini bermula dari kunjungan kerja Abdul Karim ke Spanyol pada Oktober lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia mengunjungi FC Barcelona untuk mendapatkan wawasan mengenai ekosistem terintegrasi di Catalonia yang memadukan olahraga, budaya, dan pariwisata.
“Selama perjalanan ke Barcelona, kami bertemu dengan manajemen puncak FC Barcelona. Saya sangat terkejut bahwa mereka menginginkan kolaborasi dengan Sarawak,” ujar Abdul Karim dalam acara Majlis Kesinambungan Budi, jamuan makan malam Kementerian Pemuda, Olahraga, dan Pengembangan Kewirausahaan di sebuah hotel di Kuching, Jumat malam (25/1/2026).
Ia menambahkan, “Saya telah memberi tahu Premier (Datuk Patinggi Tan Sri Abang Johari Tun Openg) bahwa mereka ingin berkolaborasi. Bahkan, mereka ingin ada semacam MoU yang ditandatangani pada Maret tahun ini, kalau bisa.”
Bukan Sekadar Sepak Bola, Tapi Semua Cabang Olahraga
Kemitraan ini tidak hanya akan berfokus pada sepak bola. FC Barcelona menyatakan kesiapannya untuk membantu tidak hanya di sepak bola, tetapi juga di cabang olahraga lainnya.
Abdul Karim menekankan pentingnya aspirasi ini. “Baik itu di sektor olahraga, sektor pemuda, atau kementerian lainnya, saya pikir kita harus menempatkan diri pada level tertentu untuk memastikan bahwa kita memenuhi kesan bagaimana pemimpin global kini memandang kita,” ujarnya.
Dalam acara yang sama, Abdul Karim juga menyoroti berbagai pencapaian kementeriannya tahun lalu, termasuk meraih Bronze Award dalam Sarawak Civil Service Quality Award, dinobatkan sebagai kementerian dengan penggunaan sistem CACTUS (untuk manajemen surat dan registrasi) tertinggi, serta keberhasilan dalam menyelenggarakan berbagai program dan kegiatan. Ia turut menganugerahkan Excellent Service Award (APC) kepada 24 staf kementerian dan memberikan penghargaan apresiasi kepada tujuh pensiunan serta lima staf yang mutasi. Wakil Menteri Datuk Gerald Rentap Jabu dan Datuk Dr Ripin Lamat, serta Sekretaris Tetap Dzulkornain Masron, juga turut hadir dalam acara tersebut.
Potensi kerja sama dengan klub sekelas FC Barcelona tentu akan memberikan dorongan signifikan bagi pengembangan olahraga di Sarawak, membuka jalan bagi peningkatan kualitas pelatihan, infrastruktur, dan pengalaman atlet di berbagai cabang olahraga.
(SA/GN)
sumber : www.theborneopost.com
Leave a comment