Barcelona Dikabarkan Siap Jalin Kerja Sama dengan Sarawak, MoU Segera Ditandatangani
Potensi Kerja Sama Internasional
KUCHING – Kabar menarik datang dari dunia olahraga, khususnya sepak bola. Menteri Pembangunan Pemuda, Olahraga, dan Kewirausahaan Sarawak, Datuk Seri Abdul Karim Rahman Hamzah, mengisyaratkan kemungkinan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara klub raksasa Spanyol, FC Barcelona, dengan Pemerintah Sarawak. Kesepakatan ini diharapkan bisa terwujud paling lambat Maret tahun ini.
MoU yang diusulkan bertujuan untuk membangun kolaborasi dengan FC Barcelona dalam rangka meningkatkan pengembangan olahraga di Sarawak, khususnya di bidang sepak bola. Target utamanya adalah untuk mengangkat ekosistem olahraga di negara bagian tersebut ke standar internasional.
Dari Kunjungan ke Catalonia
Rencana kerja sama ini berawal dari kunjungan kerja resmi Abdul Karim ke Spanyol pada Oktober tahun lalu. Saat itu, ia berkesempatan mengunjungi FC Barcelona untuk mempelajari ekosistem terintegrasi Catalonia yang menggabungkan olahraga, budaya, dan pariwisata.
“Selama perjalanan ke Barcelona, kami bertemu dengan manajemen puncak FC Barcelona. Saya sangat terkejut bahwa mereka ingin berkolaborasi dengan Sarawak,” ujar Abdul Karim saat berbicara di acara Majlis Kesinambungan Budi, jamuan makan malam Kementerian Pembangunan Pemuda, Olahraga, dan Kewirausahaan, di sebuah hotel di Kuching baru-baru ini.
“Sebenarnya, saya sudah memberikan pengarahan kepada Premier (Datuk Patinggi Tan Sri Abang Johari Openg) bahwa mereka menginginkan kolaborasi. Mereka sebenarnya ingin ada semacam MoU yang ditandatangani paling lambat Maret tahun ini, jika memungkinkan. Di mana mereka siap datang untuk membantu tidak hanya dalam sepak bola, tetapi juga olahraga lainnya,” tambahnya.
Sarawak Makin Dikenal Dunia
Abdul Karim juga mengaitkan pengakuan global yang diberikan kepada Sarawak saat ini dengan upaya konsisten yang telah dilakukan negara bagian itu selama bertahun-tahun. Menurutnya, penting bagi Sarawak untuk selalu menempatkan diri pada level tertentu demi memenuhi ekspektasi para pemimpin global yang kini memandang Sarawak.
Prestasi Kementerian dan Apresiasi Pegawai
Dalam acara tersebut, Abdul Karim juga menyoroti berbagai pencapaian kementeriannya sepanjang tahun lalu. Di antaranya adalah penghargaan Bronze Award dalam Sarawak Civil Service Quality Award, dinobatkan sebagai kementerian dengan penggunaan sistem CACTUS (untuk manajemen surat-menyurat dan registri) tertinggi, serta suksesnya penyelenggaraan berbagai program dan kegiatan.
Pada kesempatan yang sama, ia menyerahkan Excellent Service Award (APC) kepada 24 staf kementerian, serta memberikan penghargaan apresiasi kepada tujuh pensiunan dan lima staf kementerian yang mutasi.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Menteri Datuk Gerald Rentap Jabu dan Datuk Ripin Lamat, serta Sekretaris Tetap kementerian, Dzulkornain Masron.
Dampak Potensial bagi Sepak Bola Sarawak
Jika MoU ini benar-benar terwujud, kerja sama dengan FC Barcelona akan membuka pintu lebar bagi Sarawak untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet, infrastruktur, hingga pengelolaan klub. Hal ini diharapkan mampu mendorong perkembangan sepak bola lokal ke level yang lebih tinggi, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Sarawak untuk berprestasi di kancah internasional.
(SA/GN)
sumber : www.malaymail.com
Leave a comment