Conor McGregor Kembali Panaskan Spekulasi Comeback, Tantang Mayweather dan Tyson di Gedung Putih?
Bintang UFC asal Irlandia, Conor McGregor, kembali memanaskan spekulasi mengenai kembalinya ke oktagon. Petarung berjuluk ‘The Notorious’ ini belum berlaga sejak kekalahan dari Dustin Poirier pada Juli 2021, namun ia terus menggoda penggemar dengan pernyataan comeback yang seringkali kontroversial. Semestinya McGregor bertarung melawan Michael Chandler di UFC 303, namun pertarungan itu batal setelah ia mengalami cedera jari kaki. Sejak saat itu, ia terus menjadi sorotan dengan janji-janji besarnya.
Reaksi Terhadap Kesepakatan Paramount dan Acara Gedung Putih

Setelah UFC mengumumkan kesepakatan media baru dengan Paramount, McGregor dengan cepat bereaksi secara daring. Ia membagikan pemikirannya tentang iklan promosi tersebut dan mengaitkannya dengan kemungkinan kembalinya dirinya. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Presiden UFC Dana White, komentar McGregor sekali lagi menempatkannya di pusat perhatian menjelang acara UFC di Gedung Putih yang direncanakan pada bulan Juni.
McGregor bereaksi kuat terhadap gambar promosi yang terkait dengan kemitraan baru UFC-Paramount. Gambar tersebut menampilkan salah satu pose paling ikoniknya dan baris yang terinspirasi dari film Gladiator. McGregor menanggapi dengan mengubah slogan politik terkenal. Ia menulis bahwa akan menjadi kehormatannya untuk “MAKE UFC GREAT AGAIN”, sambil menambahkan bahwa itu akan terjadi secara eksklusif di Paramount Plus.
Terlepas dari tidak aktifnya ia selama hampir empat tahun, McGregor tetap menjadi salah satu daya tarik terbesar dalam olahraga tarung. Kembalinya ia akan menjadi dorongan besar bagi kartu UFC mana pun, terutama acara profil tinggi di Gedung Putih. Namun, Dana White belum mengonfirmasi keterlibatan McGregor atau mengungkapkan daftar petarung akhir.
Tantangan Mayweather dan Mike Tyson
Sementara Michael Chandler terus menyatakan ia berharap untuk melawan McGregor berikutnya, mantan juara dua divisi itu telah mengalihkan fokusnya ke rival lama. McGregor sekali lagi menantang Floyd Mayweather. Keduanya sebelumnya bertemu dalam pertarungan tinju blockbuster pada tahun 2017, yang dimenangkan Mayweather.
Kali ini, McGregor mendorong untuk pertandingan ulang di MMA. Dalam postingan terbarunya, ia mengingatkan penggemar bahwa Mayweather pernah mengisyaratkan akan masuk ke dalam oktagon. McGregor menyarankan bahwa acara musim panas di Gedung Putih akan menjadi latar yang sempurna. Ia juga mengklaim bahwa pertarungan MMA akan sangat menguntungkan dirinya dan tidak akan berlangsung lama.
McGregor bahkan melangkah lebih jauh. Ia menyatakan bahwa ia bisa menghadapi Mike Tyson pada malam yang sama dengan Mayweather dan mengatasi keduanya tanpa banyak masalah. Meskipun klaim-klaim tersebut menarik perhatian, namun tetap sangat tidak realistis.
Realitas dan Masa Depan yang Tak Pasti
Pertarungan MMA antara McGregor dan Mayweather akan membutuhkan persetujuan besar. Secara luas diyakini bahwa UFC akan memblokir ide tersebut, terutama dengan Dana White yang fokus untuk menampilkan talenta UFC di Gedung Putih.
Untuk saat ini, perkataan McGregor sekali lagi memicu perdebatan, meskipun masa depannya di dalam Octagon masih belum pasti. Spekulasi ini tentu membuat penggemar bertanya-tanya apakah McGregor benar-benar akan kembali dengan gebrakan besar atau hanya sekadar memancing perhatian seperti biasanya.
(OL/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment