![]()
Anthony Joshua telah mengubah kesuksesan tinjunya menjadi sebuah warisan yang kuat. Dari pahlawan Olimpiade hingga superstar global, peningkatannya selama dekade terakhir berjalan stabil dan penuh kekuatan. Kini, bintang Inggris ini tidak hanya dikenal karena pukulan KO-nya.
Joshua juga diakui berkat kontrak cerdas, kesepakatan merek besar, dan langkah bisnis yang hati-hati. Pertumbuhan kekayaan bersihnya mencerminkan konsistensi di level teratas dunia olahraga. Saat ini, perkiraan kekayaan bersih Anthony Joshua mencapai sekitar $150 juta (menurut Celebrity Net Worth). Beberapa laporan bahkan menyatakan angkanya bisa mendekati $200 juta setelah beberapa pertarungan besar terbarunya.
Pendapatannya berasal dari bayaran pertarungan yang fantastis, endorsement global, dan investasi bisnis. Joshua kini menjadi salah satu petinju terkaya di dunia.
Perjalanan Finansial Anthony Joshua: Dari Emas Olimpiade hingga Ikon Bisnis Global
Perjalanan Anthony Joshua meraih pendapatan besar dimulai setelah kemenangannya meraih medali emas di Olimpiade London 2012. Pada tahun 2016, karier profesionalnya melejit. Ia berhasil meraih gelar juara dunia dan dengan cepat menjadi bintang yang mampu menarik banyak penonton. Pertarungan perebutan gelar awalnya telah menghasilkan jutaan dolar, mendorong kekayaan bersihnya menembus puluhan juta dolar.
Momen penting datang pada April 2017. Joshua mengalahkan Wladimir Klitschko di Stadion Wembley. Pertarungan itu menjadikannya nama global dan memberinya salah satu pendapatan besar pertamanya. Sejak saat itu, Joshua menjadi petinju yang selalu mampu memenuhi stadion.
Antara tahun 2017 dan 2018, Joshua berhasil mempertahankan gelarnya melawan Carlos Takam, Joseph Parker, dan Alexander Povetkin. Setiap pertarungan mendatangkan pendapatan delapan digit. Sponsor pun berdatangan. Merek-merek seperti Under Armour, Beats by Dre, dan Hugo Boss menandatangani kesepakatan besar dengannya. Citranya yang bersih dan fisik atletisnya membuatnya sangat menarik di mata pasar.
Pada tahun 2019, Joshua mencapai puncak finansial. Meskipun ia kalah dari Andy Ruiz Jr. pada Juni, pertandingan ulang akhir tahun itu mengubah segalanya. Ia dilaporkan memperoleh $57,5 juta di Arab Saudi, yang menjadi bayaran terbesar dalam kariernya saat itu. Kekayaan bersihnya melonjak tajam setelah pertarungan tersebut.
Joshua mengalami kemunduran pada tahun 2021 dan 2022 dengan kekalahan dari Oleksandr Usyk. Namun, aliran uang tetap mengalir deras. Pertarungan keduanya melawan Usyk saja memberinya lebih dari $40 juta. Bahkan dalam kekalahan, Joshua tetap menjadi salah satu bintang tinju dengan bayaran tertinggi.
Mulai tahun 2023 dan seterusnya, Joshua berhasil membangun kembali karier dan citranya. Kemenangan atas Jermaine Franklin dan Robert Helenius membuatnya tetap aktif. Pada Maret 2024, ia meng-KO Francis Ngannou dan diperkirakan menghasilkan sekitar $50 juta dari pertarungan itu. Satu pertarungan ini secara signifikan menambah kekayaannya.
Secara total, Joshua dilaporkan telah menghasilkan lebih dari $195 juta dari pendapatan kariernya. Kekayaan bersihnya kini mendekati angka $150 juta.
Di luar ring, Joshua telah berinvestasi dalam properti dan usaha bisnis melalui perusahaannya, 258 Group. Aset-aset ini memberinya penghasilan di luar dunia tinju. Dari tahun 2016 hingga kini, Anthony Joshua memang telah membangun kekayaan bersihnya dengan kekuatan dan perencanaan yang cerdas.
(OL/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment