Lawrence Okolie Gagal Tes Narkoba Jelang Laga Kontra Tony Yoka
LONDON — Penantang gelar kelas berat Lawrence Okolie dinyatakan gagal dalam tes narkoba menjelang pertarungan yang sedianya digelar Sabtu ini melawan mantan juara Olimpiade, Tony Yoka.
Promotor pertarungan, Queensberry, mengumumkan hasil tes positif tersebut pada hari Selasa, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai kasus ini, atau nasib gelaran tinju di Paris itu.
Reaksi Okolie dan Potensi Sanksi
Petinju Inggris berusia 33 tahun ini segera memberikan pernyataan di media sosialnya menanggapi berita tersebut.
“Tentu saja saya akan sepenuhnya bekerja sama dengan semua pihak berwenang yang relevan dan saya yakin investigasi akan membersihkan nama saya.”
Okolie kini menghadapi potensi larangan bertanding hingga empat tahun, kecuali ia dapat membuktikan bahwa ia tidak bersalah atas hasil tes doping positif tersebut.
Konteks Cedera dan Pengujian
Lawrence Okolie sendiri adalah mantan juara dunia kelas cruiserweight yang kemudian naik ke kelas berat. Saat ini ia menduduki peringkat No. 1 sebagai penantang oleh WBC, sabuk yang dipegang oleh Oleksandr Usyk. Okolie juga menjelaskan kemungkinan penyebab hasil tesnya.
“Saya sangat berharap akal sehat berlaku. Sebelum ada yang mulai membayangkan yang terburuk, setelah cedera bisep saya tahun lalu, saya mengalami cedera siku pada lengan yang sama selama kamp pelatihan ini. Saya sudah melakukan perawatan dan sekarang kita di sini.”
Queensberry menyatakan bahwa Okolie menjalani tes oleh Voluntary Anti-Doping Association (VADA) sebagai bagian dari persiapan untuk pertarungan di Paris.
Rekam Jejak Tony Yoka
Lawan yang seharusnya dihadapi Okolie, Tony Yoka, adalah peraih medali emas super-heavyweight pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Menariknya, Yoka sendiri pernah menjalani larangan satu tahun yang dijatuhkan oleh badan anti-doping Prancis pada tahun 2018 karena gagal memberikan sampel doping tiga kali dalam periode satu tahun.
Kasus ini menimbulkan ketidakpastian besar bagi karier Lawrence Okolie dan masa depan pertarungan yang seharusnya menjadi langkah penting baginya di divisi kelas berat. Hasil investigasi lebih lanjut akan sangat menentukan nasib sang petinju.
(OL/GN)
sumber : www.newsday.com
Leave a comment