Arsenal Unggul Tipis atas Chelsea di Leg Pertama Semi-Final EFL Cup
Penulis sepak bola Tom Hancock mengulas leg pertama semi-final EFL Cup antara Chelsea dan Arsenal pada Rabu malam.
Jalannya Pertandingan
Arsenal berhasil mengalahkan rival London mereka, Chelsea, dalam leg pertama semi-final EFL Cup dengan skor 3-2. Kemenangan ini memberikan keunggulan tipis bagi Arsenal yang akan melakoni laga kedua di Emirates Stadium, sekaligus mengawali perjalanan Liam Rosenior sebagai pelatih Chelsea dengan kekalahan di markas sendiri.
Awal laga, Arsenal langsung menunjukkan dominasinya. Hanya dalam waktu tujuh menit, Ben White memanfaatkan kesalahan Robert Sanchez yang gagal menangkap bola dengan baik, setelah menerima umpan dari Declan Rice, dan berhasil menjebol gawang Chelsea.
Mikel Arteta tetap mengandalkan kekuatan terbaiknya di Stamford Bridge, dengan sembilan dari sebelas pemain yang diturunkan adalah starter di laga sebelumnya melawan Liverpool. White menggantikan Piero Hincapie yang cedera, sedangkan Kepa Arrizabalaga tetap menjadi kiper utama di EFL Cup. Dia melakukan penyelamatan penting dengan menepis tembakan kuat dari Estevao saat Chelsea berusaha mencari penyamaian.
Arsenal hampir menambah keunggulan menjadi 2-0 sebelum jeda, ketika William Saliba mengancam dengan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang mengenai atap gawang Sanchez.
Di babak kedua, Arsenal kembali mencetak gol. Sanchez kembali melakukan kesalahan saat membiarkan umpan rendah White menyusup dan Viktor Gyokeres dengan cepat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah gol kedua Arsenal. Ini menjadi gol pertama Gyokeres dari permainan terbuka dalam 16 penampilan.
Garnacho Memberikan Harapan untuk Chelsea
Ketika Arsenal mulai menguasai permainan, Chelsea menemukan kembali semangat mereka. Alejandro Garnacho yang masuk sebagai pemain pengganti langsung berkontribusi dengan mencetak gol ketiga dalam dua laga EFL Cup. Umpan silang Pedro Neto berhasil dikuasai dan ditembakkan Garnacho untuk memperkecil ketertinggalan Chelsea.
Namun, Arsenal segera bangkit kembali. Martin Zubimendi, dalam penampilan perdananya di kompetisi ini, mencetak gol dengan melewati dua bek Chelsea sebelum melepaskan tembakan kencang yang tidak bisa dijangkau Sanchez. Pelatih Arteta sangat senang dengan penampilan Zubimendi yang dianggap sangat tenang di depan gawang.
Arsenal hampir menggandakan keunggulan mereka lagi lewat Mikel Merino, namun Sanchez berhasil menebus kesalahannya sebelumnya dengan penyelamatan reaksinya yang dinilai “kelas dunia” oleh Rosenior. Namun, Garnacho kembali tampil bersinar dengan mencetak gol kedua, memanfaatkan kekacauan di area pertahanan Arsenal setelah tendangan sudut Chelsea.
Keunggulan Tipis untuk Arsenal
Meskipun pertandingan masih jauh dari kata selesai, Arsenal mengakhiri leg pertama dengan keunggulan. Ini adalah kemenangan pertama mereka dalam sembilan semi-final sebelumnya. Untuk Chelsea, mereka harus melakukan sesuatu yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya: menang di Emirates Stadium setelah kalah di leg pertama di kandang.
Form kandang Arsenal sangat mengesankan, dengan 13 kemenangan dari 16 pertandingan musim ini di London Utara. Arteta menyadari bahwa ini baru setengah jalan, mengingat tantangan yang akan datang di Emirates. Sementara itu, Rosenior berharap timnya bisa terus menunjukkan “determination dan intensity” yang sama untuk membalikkan keadaan pada leg kedua.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Hasil pertandingan ini menjadi penting bagi kedua tim, dengan Arsenal akan menghadapi Nottingham Forest pada hari Sabtu, sedangkan Chelsea akan melakoni derby London melawan Brentford. Leg kedua semi-final EFL Cup akan berlangsung di Emirates Stadium pada tanggal 3 Februari.
(PL/GN)
sumber : www.premierleague.com
Leave a comment