Perang Relegasi Liga Premier yang Menarik
Musim ini, pertempuran di zona degradasi Liga Premier Inggris menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir. Tottenham Hotspur berusaha keras untuk menghindari kejutan degradasi.
Pertarungan Degradasi yang Dramatis
Sejarah mencatat banyak pertempuran degradasi yang tidak kalah menarik, bahkan ada yang diputuskan pada hari terakhir kompetisi saat tim-tim bertarung untuk posisi di klasemen.
Terselamatkan dari degradasi sering kali bergantung pada hasil tim-tim di sekitarnya. Ada kalanya sebuah tim bisa memenangkan banyak pertandingan namun tetap terdegradasi, sementara tim lain yang hanya menang sedikit bisa saja selamat.
Bahkan, empat tim dalam pertempuran degradasi kali ini telah menang lebih banyak dari tim-tim yang berhasil bertahan di Liga Premier sebelumnya.
Kemenangan Terbanyak untuk Tim yang Terdegradasi
Berapa banyak pertandingan yang bisa dimenangkan dan tetap terdegradasi dalam satu musim 38 pertandingan? Dengan memperhatikan mitos batas aman 40 poin (yang biasanya cukup untuk bertahan), 13 kemenangan bisa membawa total 39 poin yang secara teoritis sudah cukup.
Sampai saat ini, hal tersebut tetap berlaku, menjadi contoh ekstrem di mana sebuah tim bisa menang 13 kali dan kalah 25 kali tanpa mendapatkan satu pun hasil imbang.
Rekor saat ini untuk jumlah kemenangan dan tetap terdegradasi adalah 10 – jumlah poin minimum 30 tidak cukup untuk memastikan kelangsungan di musim tersebut.
Middlesbrough dan Sunderland menjadi tim pertama yang mengalami hal ini pada musim yang sangat kompetitif tahun 1996/97, di mana tim dari urutan 13 hingga 19 hanya berjarak empat poin.
Sejak saat itu, tim-tim seperti Barnsley (97/98), West Ham United (02/03), Sheffield United (06/07), dan lainnya juga mencapai dua digit kemenangan namun tetap terdegradasi.
Berdasarkan statistik ini, Leeds United, Nottingham Forest, dan West Ham hanya perlu meraih tiga kemenangan lagi untuk mencapai total 11 kemenangan agar dapat bertahan. Tottenham, tentu saja, memerlukan empat kemenangan.
Kemenangan Paling Sedikit untuk Bertahan di Liga Premier
Hal ini mengarah pada pertanyaan berikutnya – berapa sedikit kemenangan yang dibutuhkan untuk tetap bertahan di Liga Premier?
Ketiga tim yang disebutkan sebelumnya, Leeds, Forest, dan West Ham, saat ini memiliki delapan kemenangan yang cukup untuk bertahan di liga pada tujuh kesempatan, terakhir adalah Everton pada musim 2022/23.
Tottenham, saat ini, baru meraih tujuh kemenangan, yang merupakan batas rendah bagi empat tim untuk tetap bertahan. Aston Villa menjadi tim pertama yang mencatatkan ‘prestasi’ ini pada musim 2011/12, berkat tambahan 17 poin dari hasil imbang. Sejak itu, West Brom (13/14), Sunderland (14/15), dan Southampton (17/18) juga berhasil melakukannya meskipun hal ini jarang terjadi.
Lebih langka lagi adalah bertahan di Liga Premier dengan hanya mendapatkan enam kemenangan. Hal ini hanya terjadi sekali pada musim 2004/05 – sebuah pertarungan yang sangat menegangkan di zona degradasi.
Pada hari terakhir musim itu, tidak ada tim yang terdegradasi, dan sebuah persaingan ketat empat tim membuat Crystal Palace, Norwich City, dan Southampton terdegradasi, sementara West Brom selamat dengan hanya meraih 34 poin.
Sama seperti musim bertahan terakhir Aston Villa, hasil imbang menjadi kunci bagi keberhasilan West Brom. Begitu pula mungkin pada musim ini, jika tim-tim dapat menghasilkan imbang dari situasi yang sulit, hal itu bisa menjadi sangat berharga.
Musim ini, situasi di zona degradasi semakin dinamis dan menarik, menambah ketegangan di Liga Premier serta membuka peluang bagi tim-tim untuk berjuang hingga akhir.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment