Donovan Mitchell: Mewujudkan Mimpi di Cleveland
Bagi setiap pemain bola basket muda, impian untuk menjadi yang terbaik adalah hal yang tak terelakkan. Impian untuk menjadi wajah sebuah franchise dan menjadi “yang utama” menjadi tujuan banyak atlet.
Kepemimpinan Mitchell di Cavaliers
Bintang Cavaliers, Donovan Mitchell, telah mengubah impian tersebut menjadi kenyataan. Ia kini menjadi pemimpin tim Cavaliers, sosok yang diharapkan para penggemar untuk menjadi kontributor utama di setiap pertandingan.
Mitchell menggambarkan perasaannya sebagai “yang utama” di Cleveland sebagai sesuatu yang surreal, terutama setelah menyaksikan LeBron James memegang gelar tersebut selama bertahun-tahun. “Saya melihatnya tumbuh dan dapat berada di posisi ini adalah hal yang cukup luar biasa bagi saya,” ungkap Mitchell.
Tekanan Sejak Kedatangan di Cleveland
Sejak Cavaliers merekrut Mitchell dari Utah Jazz pada tahun 2022, tekanan untuk menjadi bintang semakin besar. Cleveland mengorbankan beberapa pilihan draft dan talenta muda untuk membawanya, sehingga ekspektasi semakin tinggi.
Namun, Mitchell berhasil melampaui ekspektasi tersebut. Ia telah menjadi All-Star di semua musimnya bersama Cleveland, pernah meraih penghargaan All-NBA dua kali, dan menempati posisi sepuluh besar dalam daftar pemungutan suara MVP dua kali. Satu-satunya tahun di mana ia tidak mendapatkan penghargaan All-NBA adalah saat ia tidak memenuhi batas minimum 65 pertandingan.
Pencapaian Terkini
Tahun ini, Mitchell menunjukkan peningkatan yang signifikan di tengah kesulitan yang dihadapi Cavaliers. Dengan rata-rata 29,2 poin per game, ia mencatatkan poin tertinggi dalam kariernya. Ditambah lagi, ia mencatatkan 5,7 assist dan 4,8 rebound per game, yang merupakan angka terbaik kedua dalam kariernya.
Seiring dengan perkembangan tim yang semakin baik, dengan catatan 7-3 dalam sepuluh pertandingan terakhir, Mitchell menjadi pilar utama. Ia telah mencetak lebih dari 30 poin di separuh dari pertandingan tersebut, serta mencatat lebih dari lima assist dalam tujuh pertandingan.
Perbandingan dengan LeBron James
Di Cleveland, perbandingan dengan LeBron James adalah sesuatu yang harus dihadapi. Masyarakat masih berdiskusi tentang kemungkinan kembalinya LeBron yang pernah membawa tim ke lima final NBA dan memberikan satu-satunya gelar dalam sejarah tim.
Meski baru sejenak berada di tim, Mitchell telah mulai meninggalkan jejaknya dalam buku rekor. Jika ia terus tampil konsisten, ada kemungkinan ia akan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah Cleveland. Saat ini, ia berada di posisi ke-14, dengan 1.400 poin untuk menyusul Kevin Love di posisi ke-10.
Menanti Kesuksesan di Playoff
Mitchell kini menghadapi tantangan berikutnya: membuktikan dirinya mampu meraih kemenangan di playoff. Meskipun ia telah berkontribusi besar, sering kali hasil tidak sesuai harapan. Musim ini mungkin menjadi kesempatan terbaiknya, terutama dengan keberadaan pemain kunci lainnya dalam tim.
Jika Mitchell mampu mempersembahkan gelar bagi kota Cleveland, ia akan dikenang sebagai salah satu legenda besar dalam sejarah tim.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment