Granit Xhaka Kembali ke Premier League Bersama Sunderland
Kembalinya Granit Xhaka ke Premier League pada musim panas lalu mengejutkan banyak pihak, termasuk dirinya sendiri.
Pemain berusia 33 tahun ini sebelumnya menghabiskan tujuh musim di Arsenal, dan kini bergabung dengan Sunderland yang baru dipromosikan dalam kesepakatan senilai £13 juta dari Bayer Leverkusen pada bulan Juli, dengan kontrak selama tiga tahun.
Xhaka Ditunjuk Sebagai Kapten
Setelah kedatangannya, Xhaka langsung ditunjuk sebagai kapten oleh manajer Regis Le Bris. Perannya sangat penting dalam mengangkat harapan Sunderland di Premier League musim ini.
Bicara Mengenai Kembali ke Premier League
Xhaka mengungkapkan, “Saya tidak mengharapkan untuk kembali ke Premier League. Namun, saya segera mantap dengan keputusan ini.” Dia juga menambahkan, “Tidak ada jaminan kesuksesan di mana pun kita pergi, tetapi perasaan awal saat berbicara dengan klub dan pelatih sangat positif.”
Konsultasi Sebelum Bergabung
Langkah ini bukan keputusan yang diambil Xhaka dengan sembarangan. Ia berbicara dengan pemilik klub Kyril Louis-Dreyfus, serta mantan pemain Sunderland Lorik Cana dan Jermain Defoe, yang juga pernah dikenal dalam kursus kepelatihan bersamanya.
Xhaka mengatakan, “Kyril sangat terbuka sejak awal. Ketika saya mulai membayangkan diri saya di klub ini, saya bertanya kepada mantan pemain, dan Jermain serta Lorik memberikan pandangan positif tentang klub dan para penggemar.”
Pindah dari Jerman ke Inggris
Xhaka menyatakan bahwa ia awalnya merasa bahwa karirnya akan berakhir di Jerman. “Ketika saya meninggalkan Arsenal untuk Leverkusen, saya menandatangani kontrak lima tahun — itu adalah kontrak jangka panjang untuk seorang pemain berusia 30 tahun karena saya pikir ingin selesai di Jerman.”
Namun setelah berbicara dengan Sunderland, ia dan keluarganya mulai mempertimbangkan langkah tersebut. “Kami harus membuat keputusan yang tepat sebagai sebuah unit, bersama-sama,” ungkapnya.
Perbedaan Antara London dan Sunderland
Xhaka juga mencatat perbedaan antara London dan Sunderland. “London sangat besar — banyak lalu lintas, sangat ramai. Sementara itu, kawasan North East terasa lebih hangat, untuk itu.”
“Dua musim yang luar biasa di Leverkusen memberi saya keyakinan. Saya mencari tantangan baru, dan kini saya berada di Sunderland di Premier League. Ini adalah tantangan terberat karir saya baik dalam maupun luar lapangan, dan saya sangat senang dengan keputusan ini.”
Dampak Kembalinya Xhaka untuk Sunderland
Dengan pengalaman dan kepemimpinan Xhaka, Sunderland berharap dapat memastikan kelangsungan mereka di Premier League. Keputusan Xhaka untuk bergabung diharapkan membawa dampak positif sehingga tim bisa beradaptasi dengan cepat di kompetisi yang ketat ini.
(PL/GN)
sumber : www.fourfourtwo.com
Leave a comment