Manchester City Tersandung di Liga Champions, Guardiola Berharap Perbaikan Segera
Manchester City, yang kehilangan sejumlah pemain kunci, harus menerima kenyataan pahit setelah dikalahkan oleh tim Norwegia di Liga Champions pada hari Selasa. Kekalahan ini menambah daftar masalah yang dihadapi mereka setelah hasil buruk di Liga Inggris dalam beberapa pertandingan terakhir.
Harapan City untuk mempertahankan gelar Premier League mereka mengalami dampak signifikan setelah tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir, termasuk kekalahan mengecewakan dalam derby melawan Manchester United pada hari Sabtu.
Pertandingan Menentukan Melawan Galatasaray
Sekarang, peluang City untuk mengamankan tempat otomatis di babak 16 besar kompetisi Eropa sangat bergantung pada pertandingan krusial melawan Galatasaray yang akan berlangsung pekan depan.
Komentar Guardiola
Pep Guardiola mengungkapkan kekhawatirannya dalam konferensi pers: “Sejak awal tahun baru, segala sesuatunya terlihat berlawanan dengan kami dalam banyak hal.”
Guardiola juga mengakui kualitas Bodo yang sangat baik, “Saya tidak meremehkan mereka. Mereka mencapai semifinal Liga Europa musim lalu dan tetap segar dalam ingatan kita,” ujarnya.
Dia menambahkan, “Kami datang ke pertandingan ini dengan beberapa pemain penting yang memberikan konsistensi pada tim. Tim kami agak rapuh, seperti yang terjadi pada musim lalu di periode tertentu.”
Kendati demikian, Guardiola melihat ada peningkatan dari beberapa pemain yang berjuang meski hanya terdiri dari 10 pemain dan berharap bisa segera mengubah dinamika menjelang pertandingan melawan Wolves dan Galatasaray.
Kondisi Tim
Sejak awal tahun 2026, City hanya meraih kemenangan dalam pertandingan piala domestik melawan Exeter dari Liga Satu dan Newcastle. Mereka terpaksa bertanding tanpa 11 pemain senior di Norwegia karena cedera, sakit, skorsing, atau ketidaklayakan.
“Ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami, dan rasanya segala sesuatu yang mungkin salah memang sedang salah dalam banyak detail. Itu adalah kenyataan yang harus diterima dan kami harus berusaha untuk mengubahnya,” ungkap Guardiola.
Guardiola menepis anggapan bahwa timnya tampil kurang berenergi, “Saya tidak setuju. Bodo bermain sangat baik dan kami mengucapkan selamat kepada mereka. Tidak ada yang bisa kami katakan selain itu.”
Di sisi lain, hasil akhir sebenarnya cukup berpihak pada City. Mereka mendapatkan dua gol cepat di babak pertama dari Kasper Hogh dan sebuah gol menakjubkan dari Jens Petter Hauge di babak kedua. Rayan Cherki sempat memperkecil ketertinggalan, namun kartu merah yang diterima Rodri setelah dua kartu kuning membuat harapan City untuk bangkit semakin tipis. City beruntung tidak kebobolan lagi setelah Hogh mencetak gol yang dibatalkan dan Hauge mengenai tiang gawang.
Masalah Rodri
Pep Guardiola enggan menyalahkan Rodri atas insiden kartu merah tersebut, mengingat ia masih dalam proses pemulihan setelah mengalami cedera lutut serius musim lalu. “Situasinya sulit. Kami kehilangan bola dan mereka melakukan transisi cepat,” jelas Guardiola. “Kartu kedua sedikit ringan, tetapi ya, itu adalah keputusan yang harus diterima.”
Dampak dan Harapan
Kekalahan ini memperparah situasi City yang membutuhkan dorongan segera untuk kembali ke jalur kemenangan, terutama menjelang laga-laga penting mendatang yang akan menentukan nasib mereka di Liga Champions dan juga Premier League. Dengan penampilan yang tidak konsisten, tantangan untuk Guardiola dan timnya jelas semakin berat.
(PL/GN)
sumber : www.independent.ie
Leave a comment