J.J. Watt Protes Keras Soal Kinerja Wasit La Liga untuk RCD Espanyol
Mantan bintang NFL tiga kali Defensive Player of the Year, J.J. Watt, yang juga merupakan pemilik minoritas di klub La Liga RCD Espanyol, baru-baru ini menyuarakan kekesalannya terhadap kinerja wasit yang merugikan timnya. Dalam sebuah penampilan di “The Pat McAfee Show”, Watt ditanya apakah klubnya berencana merekrut pemain Amerika, khususnya gelandang Real Salt Lake, Diego Luna.
Watt tidak langsung menjawab pertanyaan tersebut. Ia justru mengalihkan pembicaraan dan menyoroti berbagai masalah lain yang sedang dihadapi Espanyol, khususnya terkait “masalah wasit yang sedang terjadi.”
Kontroversi Wasit di Mata J.J. Watt
Watt menjelaskan lebih lanjut situasinya. “Ada beberapa hal dipertanyakan yang terjadi dan kami mencoba memastikan semuanya berjalan jujur. Kami tidak ingin dianggap sebagai ‘klub kecil’, dan kami akan berdiri untuk melawan ini,” tegas Watt.
Pernyataan Watt jelas menunjukkan ketidakpuasannya terhadap keputusan wasit yang diterima klub Spanyolnya. Terlepas dari dugaan kinerja wasit yang buruk, Espanyol saat ini menempati posisi kelima di klasemen La Liga dengan catatan 10 kemenangan, 4 seri, dan 7 kekalahan. Namun, tim tersebut telah kalah tiga kali dalam lima pertandingan terakhirnya dan hanya memenangkan satu pertandingan dalam periode tersebut, yaitu kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid.
Awal Keterlibatan Watt di Espanyol
J.J. Watt menjadi pemilik minoritas Espanyol pada Juli 2025. Keterlibatannya ini merupakan hasil dari akuisisi klub Spanyol tersebut oleh klub Premier League, Burnley FC. Watt sendiri telah menjadi bagian dari grup kepemilikan Burnley sejak 1 Mei 2023.
Detail Insiden Kontroversial
Watt menyebutkan beberapa “keputusan yang dipertanyakan”. Namun, keputusan-keputusan tersebut tidak datang dalam bentuk kartu. Espanyol tercatat sebagai salah satu tim yang paling sedikit menerima kartu di La Liga, dengan hanya 45 kartu total sepanjang tahun ini (43 kuning, 2 merah), menempatkan mereka di posisi ketujuh sebagai tim dengan kartu paling sedikit. Meski demikian, ada beberapa keputusan kontroversial dalam pertandingan terakhir yang tidak melibatkan kartu.
Dalam pertandingan terbaru Espanyol melawan Valencia CF, sebuah penalti kontroversial diberikan kepada Valencia yang berujung pada gol penentu kemenangan di menit ke-94. Keputusan ini datang pada masa injury time, yang berarti pertandingan kemungkinan besar akan berakhir imbang jika penalti tersebut tidak diberikan.
Pada pandangan pertama, penalti tersebut memang tampak sebagai keputusan yang terburu-buru, mengingat bek Espanyol terlihat jelas memainkan bola. Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) pada akhirnya mengakui bahwa penalti tersebut seharusnya tidak diberikan, setelah meninjau rekaman insiden tersebut melalui platform X.
Tentu saja, pengakuan kesalahan RFEF tidak mengubah hasil pertandingan. Espanyol tetap kalah dalam kontes tersebut. Oleh karena itu, banyak pihak – termasuk pelatih Espanyol, Manolo Gonzalez – menyerukan agar wasit mulai menghadapi konsekuensi atas keputusan tidak tepat yang menyebabkan tim kalah dalam pertandingan. Tuntutan akan akuntabilitas wasit ini mengemuka seiring dengan semakin banyaknya insiden yang merugikan hasil akhir pertandingan.
(SA/GN)
sumber : uk.sports.yahoo.com
Leave a comment