Kritikan Terhadap Perdagangan Kristaps Porzingis Hadir Sebelum Debutnya di Golden State Warriors
Antusiasme mulai tumbuh menyambut debut Kristaps Porzingis bersama Golden State Warriors. Namun, hal itu tidak menghalangi munculnya kritikan tajam terhadap keputusan franchise untuk mendatangkan center veteran tersebut sebelum batas waktu perdagangan bulan ini.
Porzingis Dikenal Sebagai Pemain Overrated
Porzingis saat ini terdaftar sebagai salah satu dari sepuluh pemain paling overrated di liga. Hal ini menunjukkan bahwa para penggemar Warriors perlu menahan ekspektasi terhadap pemain berusia 30 tahun ini, meskipun kemampuan dua arah yang dimilikinya cukup jelas.
Proses Perdagangan yang Kontroversial
Porzingis didapatkan hampir dua minggu lalu melalui kesepakatan yang melibatkan Jonathan Kuminga dan Buddy Hield yang berpindah ke Atlanta Hawks. Warriors mengambil langkah hati-hati dengan mantan All-Star ini karena ia belum tampil di lapangan sejak 7 Januari, di mana ia bermain hampir 22 menit menghadapi New Orleans Pelicans.
Kekhawatiran Terhadap Cedera
Kekhawatiran atas cedera menjadi alasan utama mengapa Porzingis menempati posisi keempat dalam daftar sepuluh pemain paling overrated di liga, menurut Greg Swartz dari Bleacher Report. Swartz bahkan mengkritik perdagangan ini sebelum Porzingis memainkan pertandingan pertamanya untuk Warriors, menyebutnya sebagai keputusan yang “bodoh.”
“Setelah kehilangan Jimmy Butler untuk sisa musim akibat cedera ACL, Warriors menaruh semua harapan ke dalam Porzingis adalah keputusan tidak bijaksana yang tidak akan mengantar mereka jauh di postseason, jika mereka bahkan sampai sejauh itu,” tulis Swartz.
Kesehatan dan Kinerja Porzingis
Tidak dapat dipungkiri bahwa masalah cedera dan kesehatan Porzingis sangat berpengaruh. Ia hanya sekali bermain lebih dari 57 pertandingan dalam satu musim sejak tahun keduanya bersama New York Knicks pada 2016-17.
Swartz juga menunjukkan bahwa Porzingis mencatatkan rata-rata poin terendah (17.1) sejak tahun rookienya, dengan rekor terendah di rebound (5.1) dan blok (1.3), untuk memperkuat argumennya bahwa Porzingis overrated.
Data Performa dan Rekomendasi Lain
Meski begitu, sangat penting untuk dicatat bahwa Porzingis mencatatkan rata-rata menit bermain terendah (24.8) dalam kariernya saat ini. Statistik per 36 menit musim ini sangat sebanding dengan performanya di seluruh karier, bahkan lebih baik dalam hal poin dan assist.
Masih saja, kekhawatiran akan cedera dan ketidakmampuannya untuk bertahan di lapangan tetap menjadi isu. Namun, bukan berarti Porzingis tampil signifikan lebih buruk ketika ia ada di lapangan musim ini.
Motivasi Menjelang Debut
Dengan banyaknya harapan dan pertanyaan seputar masa depan Porzingis di Warriors, bagaimana ia akan membuktikan diri untuk bisa membawa timnya melangkah lebih jauh di postseason menjadi hal menarik untuk disaksikan.
(BA/GN)
sumber : bluemanhoop.com
Leave a comment