Stephen A. Smith Bicara Tentang Masa Depan Knicks
New York Knicks baru saja mengalami dua kekalahan berturut-turut di Los Angeles, terjun dari hasil buruk melawan Lakers dan Clippers. Tak lama setelah itu, analis Stephen A. Smith memberikan pandangannya yang cukup mencolok mengenai keadaan tim Knicks saat ini.
Pernyataan Stephen A. Smith
Dalam sebuah cuplikan dari akun resmi First Take, Smith mengekspresikan kekhawatirannya terhadap peluang Knicks untuk mencapai NBA Finals. Ia tidak hanya mengkritik tetapi juga memberikan pernyataan yang terkesan pesimis.
“New York Knicks belum pernah ke final sejak 1999. Dan dengan performa mereka saat ini, mereka tidak akan kembali ke final sebelum tahun 2049. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya kondisi ini.”
Situasi di Konferensi Timur
Smith sempat menyentuh fakta bahwa Konferensi Timur terlihat lebih lemah musim ini. Jayson Tatum, Damian Lillard, dan Tyrese Haliburton semua mengalami cedera Achilles sebelum musim dimulai. Ia menjelaskan mengapa ia menganggap Knicks berpotensi mencapai Final:
“Saya melihat Knicks berhasil ke NBA Finals musim ini karena Tatum diperkirakan tidak akan bermain sepanjang tahun akibat cedera, sama halnya dengan Damian Lillard. Dan Tyrese Haliburton, yang telah mengalahkan mereka di dua tahun berturut-turut, juga mengalami cedera. Saya melihat Konferensi Timur yang sepi kompetisi.”
Reaksi Terhadap Prediksi Smith
Meskipun Knicks saat ini berada di peringkat ketiga dengan catatan 41-25, mereka tetap berupaya membangun tim di bawah pelatih baru, Mike Brown. Ini bukan tim yang sedang merosot, melainkan tim yang tengah beradaptasi dan mencari jati diri.
Kehilangan memang bagian dari permainan. Setiap tim kontender pasti mengalami masa-masa sulit. Yang terutama adalah apakah tim dapat belajar dan membangun kebiasaan yang baik untuk menghadapi playoff. Knicks, meskipun tak konsisten, menunjukkan progres menuju ke arah yang tepat.
Perbedaan Musim Reguler dan Playoff
Orang sering kali melupakan bahwa musim reguler dan playoff adalah dua hal yang berbeda. Kecepatan permainan berubah, taktik semakin ketat, dan satu pemain yang tampil bagus bisa mengubah hasil keseluruhan. Catatan musim reguler tidak menjamin gelar juara. Banyak tim yang meraih banyak kemenangan namun terhenti di putaran kedua playoff.
Kekhawatiran Smith tentang kesempatan yang terlewat adalah hal yang wajar. Namun, menyimpulkan bahwa mereka tidak akan mencapai final dalam waktu dekat adalah sebuah kesimpulan yang berlebihan. Knicks memiliki Jalen Brunson dan Karl-Anthony Towns dalam skuat yang dirancang untuk bersaing. Mereka belum menjadi tim utuh, namun jauh dari istilah gagal.
Kekalahan di Los Angeles
Beberapa hari sebelum kekalahan melawan Lakers dan Clippers, Knicks tampil memukau dengan mengalahkan Nuggets di Denver dengan selisih 39 poin. Itu bukan aksi tim yang sedang menjauh dari relevansi. Keterpurukan di final memang ada, tetapi menganggap mereka akan absen hingga 23 tahun ke depan setelah satu periode sulit adalah pandangan yang terlalu berlebihan.
Sebagai penutup, Knicks membutuhkan fokus dan konsistensi untuk belajar dari setiap pertandingan. Keberhasilan di masa depan masih bisa dicapai, tergantung pada usaha dan kemajuan mereka saat ini.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment