Rekor Menakjubkan Bam Adebayo di NBA
Pada hari Selasa, pusat Miami Heat, Bam Adebayo, mencetak 83 poin dalam pertandingan melawan Washington Wizards, meraih angka tertinggi kedua dalam sejarah NBA untuk satu pertandingan. Banyak penggemar Los Angeles Lakers merasa kecewa, terutama karena Adebayo melampaui pencapaian 81 poin Kobe Bryant pada tahun 2006. Mereka juga mempertanyakan cara Adebayo mencetak 83 poin yang dinilai tidak wajar.
Peluang Transfer ke Lakers
Dalam perkembangan menarik, seorang penulis dari Bleacher Report menyarankan agar Lakers mempertimbangkan Adebayo sebagai target utama dalam bursa transfer musim panas ini. Dan Favale menyoroti kebutuhan Lakers akan peningkatan besar di posisi sayap dan tengah, serta mempertimbangkan potensi untuk mendatangkan Adebayo.
“Los Angeles memerlukan upgrade signifikan di sayap dan tengah. Mengingat ketersediaan opsi center berkualitas di bursa bebas, hal ini menjadi prioritas,” tulis Favale.
“Kecuali, Bam Adebayo terbukti dapat dipindahkan.”
“Miami Heat cenderung menghindari proses rebuild yang tradisional, tetapi jika mereka cenderung menghadapi musim tanpa gelar lagi, mungkin sudah saatnya untuk mempertimbangkan memindahkan pengawal defensif utama mereka, terutama dengan kontrak baru yang dimulai pada musim depan dan memakan lebih dari 30% dari salary cap. Meskipun pola permainan Adebayo yang didominasi tembakan mid-range patut dicermati, ia memiliki kemampuan untuk mengubah pola permainannya dengan playmaker elit seperti [Austin] Reaves dan Luka Dončić.”
Statistik dan Selera Permainan Adebayo
Adebayo bukanlah superstar klasik, tetapi ia telah masuk dalam jajaran All-Star sebanyak tiga kali selama sembilan musim karirnya di NBA. Saat ini, ia rata-rata mencetak 20 poin, 9,7 rebound, dan 2,9 assist per pertandingan, serta selalu menjadi kandidat penghargaan Defensive Player of the Year — setidaknya di mata tim Heat. Ia juga telah terpilih ke tim All-Defensive sebanyak lima kali.
Persentase tembakan Adebayo saat ini berada di titik terendah sepanjang karirnya, yaitu 44.4% (dalam tujuh musim pertamanya, ia selalu mencatatkan tembakan di atas 50%). Ini mungkin menjadi perhatian bagi Lakers jika mereka mempertimbangkan untuk merekrutnya. Namun, ia bisa memberikan Lakers seorang center yang versatile, mampu menguasai bola, menjadi ancaman skor yang nyata, dan membantu di area rebound serta bertahan dengan baik.
Kekhawatiran Terkait Kontrak
Satu kekhawatiran lainnya adalah kontrak besar yang dipegangnya. Perpanjangan yang ditandatangani pada Juli 2024 akan berlaku musim depan, dengan gaji sebesar $49.8 juta pada 2026-27 dan $53.8 juta pada musim berikutnya. Angka tersebut tentu akan menjadi beban berat bagi Lakers yang memiliki sedikit aset untuk diperdagangkan.
Dengan perkembangan terbaru ini, situasi Adebayo di Heat akan menarik untuk diikuti. Apakah tim akan mempertimbangkan untuk menjual pemain kunci mereka atau tetap bertahan dengan skema permainan yang ada? Semua kemungkinan ini akan memengaruhi langkah Lakers di bursa transfer mendatang.
(BA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment