Home Basket NBA Jared McCain, tampil percaya diri dalam peran gemilang bersama Thunder!
NBA

Jared McCain, tampil percaya diri dalam peran gemilang bersama Thunder!

Share
Share

Jared McCain: Dari Biji Mawar Menuju Keberanian di Lapangan

SAN ANTONIO — Di dalam tas perjalanannya, Jared McCain menyimpan salinan baru dari buku “The Inner Game of Tennis” karya W. Timothy Gallwey. Salinan lama yang ia beli semasa SMA telah rusak, penuh noda dan tanda keausan. Namun, ia berhasil menyelamatkan memento berharga: sepotong halaman 21 yang koyak, yang McCain sebut sebagai “analogi mawar”. Di kertas kuning yang sudah pudar, satu kata yang ditulis tangan masih terbaca: Mawar.

Pelajaran dari Halaman Mawar

McCain telah menghafal kutipan ini, tetapi ia selalu kembali membacanya sebelum setiap pertandingan: “Ketika kita menanam biji mawar di tanah, kita menyadari bahwa itu kecil, tetapi kita tidak mengkritiknya sebagai ‘tanpa akar dan batang’… Mawar adalah mawar dari saat itu merupakan biji hingga saat ia mati. Di dalamnya, setiap saat, ia mengandung seluruh potensinya. Ia tampak selalu dalam proses perubahan; namun di setiap tahap, pada setiap momen, ia sempurna seperti adanya.”

Buku ini menyarankan bahwa pikiran kita, yang dipenuhi keraguan, sering menghalangi kemampuan kita yang telah terbukti. Dengan waktu 20 menit tersisa sebelum pertandingan pada Jumat malam, setelah rapat tim, McCain kembali membahas halaman 21 sebelum Oklahoma City Thunder meraih kemenangan monumental 123-108 atas lawan di Game 3 final Konferensi Barat.

Kepastian di Momen Penting

Lebih dari sekadar halaman itu, rutinitas ini mengingatkan bagian dari kesadarannya yang bertahan melalui memori otot dan menghilangkan keraguan. Dalam pertandingan terpenting dalam hidupnya, McCain merasa bebas dan tanpa beban.

“Saya merasa telah bermain di pertandingan besar, baik di sekolah menengah maupun di Duke – meski tentu tidak di final Konferensi Barat. Saya mencintai kepercayaan diri ini dan mampu bermain tanpa rasa takut,” kata McCain setelah mencetak 24 poin, tertinggi dalam karirnya di playoff. “Saya sangat menyukai hidup saya saat ini dan tidak ingin menyia-nyiakannya.”

Baca juga:  Jadwal, Klasemen, dan Skor NBA Cup 2025

Perjalanan dan Transformasi McCain

Pelatih McCain, Shea Frazee, menyarankan buku ini padanya saat dia masih di kelas delapan. Namun, ia baru membelinya setelah diarahkan oleh pelatihnya di Corona Centennial, Josh Giles. McCain mulai membaca buku ini saat menuju Tarkanian Classic, turnamen sekolah menengah terkenal di Las Vegas, di mana ia menemukan analogi mawar dan mencetak delapan tembakan tiga angka malam itu.

Selama masa remajanya, ia menyelami berbagai konten di YouTube. Ia terinspirasi oleh Matt D’Avella, yang menekankan pentingnya kebiasaan positif. McCain menikmati rutinitas, berlatih setiap pagi dan malam, serta mengalami ketenangan yang dibawanya.

Kepercayaan diri yang ia bangun dengan disiplin ini memberinya keberanian dalam permainan. Ia memiliki kesadaran diri untuk memahami cara dirinya berpikir dan bertindak. “Saya selalu berusaha menjawab apa yang menghalangi diri saya untuk menjadi yang terbaik,” ungkap McCain.

Performa Mengesankan di Playoff

Setelah ditransfer oleh Philadelphia 76ers pada bulan Maret, McCain bangkit dari masa sulitnya. Ia terpaksa kehilangan banyak pertandingan akibat cedera. Namun, saat melawan Spurs, tekadnya terlihat jelas. Pada awal Game 3, Thunder tertinggal 15-0, tetapi McCain dan bangku cadangan yang menyumbangkan 76 poin mampu mengimbangi keadaan.

Pada pertengahan babak ketiga, McCain terlibat duel satu lawan satu dengan Victor Wembanyama, salah satu pemain paling ditakuti. Dengan keberanian, McCain meluncur melewati Wembanyama untuk mencetak poin.

Statistik dan Keberanian

Dari total 24 poin yang dicetak, sembilan di antaranya datang di kuarter keempat, menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan situasi yang dihadapi. McCain tampil percaya diri meski hanya berhasil mencetak dua dari sepuluh tembakan tiga angka. Baginya, bukan efisiensi yang menjadi patokan, melainkan keberanian untuk terus mencoba.

“Dia memiliki kepercayaan diri di playoff, dan kepercayaan diri itu tidak selalu berarti tampil baik,” kata pelatih Mark Daigneault. “Jadi, ketika dia menghadapi kesulitan, Anda bisa kembali padanya dengan keyakinan.”

Membangun Hubungan dan Kepercayaan Diri

Saat pertama kali bergabung dengan Thunder, McCain merasa cemas tentang bagaimana ia akan diterima. Namun, Shai Gilgeous-Alexander dan rekan-rekan setim lainnya menyemangatinya untuk tetap percaya diri.

Baca juga:  Apakah Steph Curry bermain malam ini melawan Spurs?

Sekarang, McCain sering menghabiskan waktu dengan rekan setimnya, mencari kesenangan dalam suasana kebersamaan. Pelatih Daigneault menyoroti kecerdasan McCain dalam menyadari perannya dan kekuatannya, yang memberi keyakinan bagi seluruh tim.

McCain juga rutin berkonsultasi dengan psikolog olahraga, yang menunjukkan bahwa Thunder adalah tempat yang tepat untuknya. Menjelang game yang menentukan, McCain mengingat pesan Bruce Lee, “Jadilah seperti air,” yang mengajarkannya tentang fleksibilitas dan keberanian.

Dampak Keberanian McCain di Lapangan

Setelah pertandingannya yang gemilang, McCain menegaskan bahwa ia tidak menyimpan rasa dendam terhadap mantan manajernya, Daryl Morey. Bagi McCain, tujuannya bukan untuk membuktikan kesalahan orang lain, melainkan untuk membuktikan kepada orang-orang yang percaya padanya bahwa mereka tidak salah.

Dengan keberanian dan kesiapan yang terus tumbuh, McCain menunjukkan bahwa ia layak mendapat kesempatan di panggung besar, dan setiap petikannya adalah bagian dari perjalanan meraih sukses di NBA.

(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rumor Lakers: Tawaran Potensial untuk Giannis Antetokounmpo!

Rumor seputar Lakers mencuat dengan tawaran potensial untuk membawa Giannis Antetokounmpo ke...

Alex Caruso Samai Stephen Curry dalam Rekor Tiga Poin Melawan Spurs!

Alex Caruso mencetak rekor tiga poin yang sama dengan Stephen Curry dalam...

Austin Reaves ingin bersama lagi dengan LeBron dan Lakers!

Austin Reaves mengungkapkan keinginannya untuk tetap bermain bersama LeBron James dan Lakers,...

Warriors Terima Kabar Buruk Soal Kristaps Porzingis Jelang Free Agency!

Warriors menerima berita mengecewakan terkait Kristaps Porzingis menjelang free agency, yang berpotensi...