Nick Cassidy Raih Pole Position Pertama Citroën di Madrid E-Prix
Nick Cassidy berhasil merebut pole position pertama bagi Citroën di ajang Formula E pada Madrid E-Prix perdana. Pembalap asal Selandia Baru ini menunjukkan kemampuannya di kondisi basah yang licin, mengalahkan Nyck de Vries dari Mahindra dengan catatan waktu beberapa persepuluh detik lebih cepat.
Antonio Felix da Costa, yang berhasil menang di balapan sebelumnya, akan memulai dari posisi ketiga, sementara Norman Nato dari Nissan berada di posisi keempat. Beberapa pembalap mengalami kesalahan sepanjang sesi kualifikasi.
Puncak klasemen saat ini, Pascal Wehrlein, juga membuat kesalahan yang cukup merugikan, sehingga harus memulai balapan dari posisi keenam di Circuito del Jarama.
Duels
Dalam duel terakhir, Cassidy tampil dominan sepanjang lap, sementara harapan de Vries untuk merebut pole harus kandas setelah melebar di Tikungan 7.
Untuk mencapai duel final, de Vries terlebih dahulu mengalahkan juara dunia bertahan, Oliver Rowland, di babak perempat final setelah Rowland tersandung di tikungan ketiga. De Vries kemudian mengalahkan da Costa di semi final.
Di sisi lain, Cassidy berhasil mengalahkan Edoardo Mortara dengan waktu tipis, hanya 0.047 detik, untuk melangkah ke semi final. Di semi final, Cassidy menang telak atas Nato setelah pembalap Prancis tersebut keluar dari jalur di Tikungan 7.
Di dua perempat final lainnya, da Costa mengalahkan mantan rekan satu timnya di Porsche, Pascal Wehrlein, dengan selisih 4.4 detik. Nato juga berhasil mengalahkan Maximilian Günther dengan margin 5.2 detik setelah Günther juga keluar dari jalur di Tikungan 7.
Tahap Grup
Proses kualifikasi dimulai dalam kondisi basah dan licin setelah hujan ringan yang turun sejak Jumat malam. Kondisi lintasan semakin sulit dibandingkan sesi latihan kedua dua jam sebelumnya, membuat awal kualifikasi menjadi tantangan bagi para pembalap.
Di grup pertama, de Vries memimpin dengan waktu 1 menit 41.926 detik dan didampingi oleh da Costa, Wehrlein, dan Rowland, keempatnya berhasil melaju ke fase duel. Pembalap tuan rumah, Pepe Marti, harus puas memulai dari baris keenam.
Di grup kedua, waktu terbaik ditorehkan oleh Nato dengan catatan 1 menit 40.927 detik. Mortara, Cassidy, dan Günther juga berhasil melanjutkan ke fase duel dari grup ini.
Dampak Terhadap Kompetisi
Pencapaian Nick Cassidy ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi Citroën, tetapi juga memberikan momentum positif saat tim tersebut bersaing di Formula E. Dengan kinerja stabil di kondisi sulit, Cassidy menunjukkan potensi besar untuk membawa timnya meraih hasil lebih baik di masa depan.
(SA/GN)
sumber : racingnews365.com
Leave a comment