UFC Seattle: Kartu Pertarungan Potensial yang Siap Sajikan Kejutan
Meskipun bukan event bernomor besar atau pertarungan perebutan gelar, kartu pertarungan UFC yang akan diadakan di Seattle berpotensi menyajikan hiburan tak terduga bagi para penggemar. Digelar di Climate Pledge Arena, event ini menandai kunjungan kelima promotor ke wilayah Pacific Northwest, dan yang pertama sejak Februari 2025.
Pertarungan utama menampilkan mantan juara dua kali kelas menengah, Israel Adesanya, menghadapi Joe Pyfer. Adesanya, yang pernah mencatat lima kali mempertahankan gelar secara beruntun di periode pertamanya sebagai juara, belakangan ini mengalami tiga kekalahan berturut-turut, termasuk dari Nassourdine Imavov pada awal 2025. Sebelum rentetan hasil kurang memuaskan tersebut, Adesanya mencatat 24 kemenangan dari 26 pertarungan awalnya, 16 di antaranya melalui knockout. Ia pernah mengalahkan nama-nama besar seperti Alex Pereira, Robert Whittaker, Yoel Romero, dan bahkan legenda UFC Anderson Silva.
Di sisi lain, Joe Pyfer datang dengan performa impresif. Ia telah meraih empat bonus “Fight of the Night” dan sedang dalam tren tiga kemenangan beruntun. Dalam pertarungan terakhirnya, Pyfer berhasil mengalahkan Abusupiyan Magomedov melalui submission dengan teknik face crank yang mematikan. Rekor keseluruhannya adalah 15-3, dengan 13 kemenangan diraih melalui knockout atau submission.
Divisi Terbang Wanita Hiasi Co-Main Event
Kartu pertarungan ini juga akan menyajikan aksi menarik di co-main event, di mana dua petarung wanita tangguh akan beradu di divisi terbang. Alexa Grasso, mantan juara divisi ini, akan menghadapi Maycee Barber. Grasso dikenal setelah mengalahkan Valentina Shevchenko melalui submission pada tahun 2023 untuk merebut sabuk juara, sebelum kemudian bertarung imbang dalam pertandingan ulang mereka.
Maycee Barber sendiri belum terkalahkan sejak tahun 2021. Kekalahan terakhirnya kala itu justru dialami dari Grasso melalui keputusan juri. Sejak saat itu, Barber telah mencatatkan tujuh kemenangan beruntun, membuktikan julukannya “The Future” memang pantas disematkan.
Pertarungan Emosional dan Aksi Pembuka
Selain itu, ada pertarungan yang akan menarik perhatian dengan nuansa emosional, yaitu duel pensiun Michael Chiesa melawan Niko Price. Chiesa, pemenang perdana The Ultimate Fighter: Live, merupakan petarung asal Washington dan pastinya akan mendapat dukungan penuh dari para penggemar tuan rumah. Chiesa datang dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk dua kemenangan submission atas Max Griffin dan Tony Ferguson. Sementara itu, Price akan berusaha menjadi perusak pesta pensiun Chiesa dan mengakhiri tiga kekalahan beruntunnya.
Kartu utama akan dibuka dengan pertarungan kelas ringan yang menjanjikan antara Terrance McKinney dan Kyle Nelson. McKinney, yang berasal dari Spokane, Washington, terkenal dengan gaya bertarungnya yang selalu mencari penyelesaian; ia tidak pernah bertarung hingga keputusan juri dalam 25 pertarungan profesionalnya. Nelson juga bukan lawan sembarangan, dengan enam kemenangan knockout dan empat kemenangan submission dalam catatan rekornya.
Meskipun detail siaran resmi di Indonesia (WIB) untuk kartu pertarungan ini masih menunggu pengumuman lebih lanjut, event-event UFC semacam ini biasanya disiarkan melalui platform streaming resmi. Kartu pertarungan di Seattle ini jelas menawarkan serangkaian laga menarik yang patut dinantikan oleh para penggemar MMA.
(OL/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment