Rohan Dennis Diduga Kembali Mengemudi Meski Izin Dicabut Pasca Insiden Tragis yang Menewaskan Istrinya
Mantan juara dunia balap sepeda asal Australia, Rohan Dennis, diduga kembali mengemudikan mobilnya meskipun ia masih dalam status dilarang mengemudi. Larangan ini diberlakukan setelah insiden kecelakaan tragis pada tahun 2023 yang menewaskan istrinya, Olympian Melissa Hoskins.
Sekitar pukul 16.00 waktu setempat kemarin, kepolisian Adelaide menahan pesepeda berusia 36 tahun itu. Penangkapan terjadi setelah petugas diduga melihatnya mengendarai mobil di jalanan Adelaide dengan dua anak sebagai penumpang.
Kronologi Penangkapan dan Hukuman Saat Ini
Dennis dilaporkan atas tuduhan mengemudi saat diskualifikasi. Mobil Volkswagen miliknya langsung disita dan akan ditahan selama 28 hari.
Insiden ini terjadi lebih dari setahun setelah Dennis dijatuhi hukuman penjara yang ditangguhkan selama satu tahun, empat bulan, dan 28 hari. Selain itu, SIM-nya dicabut selama lima tahun. Hukuman tersebut merupakan hasil dari pengakuannya atas tuduhan mengemudi secara sembrono yang menyebabkan kecelakaan fatal yang merenggut nyawa istrinya, Melissa Hoskins.
Konteks Kecelakaan Tragis dan Hukuman Sebelumnya
Melissa Hoskins, yang juga seorang Olympian, meninggal dunia pada Desember 2023 di usia 32 tahun. Ia tertabrak mobil pikap yang dikemudikan suaminya, Rohan Dennis, setelah pertengkaran sengit mengenai renovasi dapur yang berlanjut hingga ke jalan di lingkungan rumah mereka.
Saat Dennis mencoba pergi, Melissa sempat melompat ke kap mobilnya. Ketika ia turun, ia tertabrak oleh pikap tersebut saat suaminya melaju pergi.
Dalam persidangan di Pengadilan Distrik SA tahun lalu, ibu Melissa, Amanda Hoskins, menyampaikan kesaksian emosional. Ia mengatakan putrinya sangat mencintai Dennis dan yakin Dennis tidak akan pernah sengaja menyakitinya.
“Saya percaya ini adalah kecelakaan tragis. Emosi Anda adalah kelemahan Anda dan perlu diperbaiki,” kata Amanda Hoskins.
Kontroversi Media Sosial dan Klarifikasi Dennis
Awal tahun ini, Dennis juga menuai kecaman publik setelah mengunggah gambar mobil hitam di media sosialnya, yang ia sebut sebagai “senjata yang luar biasa”. Postingan itu memicu reaksi negatif dari warganet dan media, yang menganggapnya tidak peka mengingat tragedi yang menimpa istrinya.
Dennis kemudian menanggapi kritik tersebut dan membela unggahannya tentang Porsche miliknya. Ia menegaskan bahwa ia “mencintai Melissa” dan bukan seorang pelaku kekerasan.
“Hal terakhir yang pernah saya inginkan adalah menyakitinya,” tulis Dennis.
“Tidak pernah dalam hidup saya agresi fisik terlintas di pikiran saya dalam setiap perselisihan dengan Melissa. Narasi yang dibawa media jelas ingin membuat saya terlihat seperti suami yang menyiksa istrinya.”
Karier Sang Juara Dunia
Selama karier kompetitifnya, Rohan Dennis dikenal sebagai salah satu pesepeda road time trial terbaik dunia. Ia berhasil meraih dua gelar juara dunia dalam disiplin tersebut. Selain itu, ia juga mempersembahkan medali perak di nomor team pursuit pada Olimpiade 2012 dan medali perunggu di nomor road time trial pada Olimpiade Tokyo.
Insiden terbaru ini menambah panjang daftar masalah hukum yang harus dihadapi Dennis, memperumit citranya di mata publik dan hukum, terutama setelah tragedi yang menimpa mendiang istrinya.
(OL/GN)
sumber : www.nine.com.au
Leave a comment