Home Sepakbola Inggris Premier League Rekor Premier League yang Bisa Dikejar Wolves dengan 21 Poin Tersisa!
Premier League

Rekor Premier League yang Bisa Dikejar Wolves dengan 21 Poin Tersisa!

Share
Rekor Premier League yang Bisa Dikejar Wolves dengan 21 Poin Tersisa!
Share

Kinerja Positif Wolverhampton di Tengah Musim yang Sulit

Wolverhampton Wanderers telah berhasil membalikkan keadaan di tengah musim yang sebelumnya membayangi mereka dengan rekor buruk di Premier League. Dengan tujuh pertandingan tersisa dan 21 poin yang masih tersedia, mereka berpotensi menghindari rekor poin terendah dalam sejarah liga. Beberapa target poin yang rendah kini telah berada dalam jangkauan mereka.

Perubahan Pelatih dan Awal yang Sulit

Awal musim yang buruk di bawah pelatih Vitor Pereira membuatnya dipecat. Mantan pemain mereka, Rob Edwards, kemudian ditunjuk sebagai pelatih. Namun, awal kepemimpinannya tidak langsung memberikan hasil positif, dan tim masih terjebak di posisi bawah klasemen.

Peningkatan Selama Musim Libur

Peningkatan performa terjadi saat periode liburan, yang membuat Wolves berhasil melampaui catatan 11 poin yang dipegang Derby County pada musim 2007/08, lalu melewati poin 12 dari Southampton musim lalu, serta 15 poin dari Sunderland pada 2005/06.

Status Terkini dan Target yang Dapat Dicapai

Saat ini, Wolves telah mengumpulkan lebih dari 16 poin yang diraih oleh Sheffield United di musim 2023/24 dan Huddersfield Town di 2018/19. Mereka kini setara dengan raihan 17 poin Aston Villa di 2017/18, yang membawa mereka terdegradasi pada saat itu.

Catatan Poin Terendah yang Masih Mungkin Dikejar

Beberapa target poin yang ada dalam jangkauan Wolves meliputi 19 poin dari Sunderland di musim 2002/03, 21 poin dari Norwich pada 2019/20, 22 poin dari Norwich di 2021/22, 23 poin dari Sheffield United pada 2020/21, serta 24 poin yang diraih oleh Watford pada 1999/00 dan Sunderland pada 2016/17.

Poin Terburuk dalam Sejarah Wolves

Catatan poin terendah Wolves adalah 25 pada 2011/12, yang setara dengan catatan yang dimiliki QPR di 2012/13 dan Southampton di 2022/23. Pelatih Mick McCarthy dipecat setelah kekalahan 5-1 dari West Brom, dan Terry Connor tidak mampu membalikkan keadaan. Target selanjutnya adalah 26 poin yang dipegang Bradford di 2000/01, serta 28 poin dari Leicester di 2001/02 dan Watford di 2006/07, dan 30 poin dari Cardiff di 2013/14 dan QPR di 2014/15.

Baca juga:  Man Utd 3-2 Nottingham: Fernandes ciptakan assist ke-20, United amankan peringkat ketiga!

Dampak Terhadap Tim dan Kompetisi

Performa terbaru Wolves menunjukkan adanya respons positif terhadap perubahan yang diterapkan oleh pelatih baru. Kualitas dan penampilan tim di sisa musim ini akan sangat menentukan nasib mereka di Premier League. Dengan beberapa pertandingan tersisa, Wolves bertekad untuk menambah raihan poin demi menghindari rekor terburuk yang pernah mereka alami.

(PL/GN)
sumber : onefootball.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Mengapa FIFA dan Premier League tak anggap rasisme sebagai bahaya kerja?

FIFA dan Premier League menghadapi kritik karena gagal menganggap rasisme sebagai masalah...

William Saliba: Kritik Arsenal? Kami tetap fokus untuk menang!

Dalam menghadapi kritik, William Saliba menegaskan komitmen Arsenal untuk tetap fokus pada...

Jakirovic akan adopsi blueprint Sunderland untuk jendela transfer Hull.

Jakirovic berencana mengadopsi strategi transfer Sunderland untuk memperkuat tim Hull, mengharapkan hasil...

Jakirovic mengadopsi model Sunderland, Hull siapkan strategi Premier League!

Jakirovic mengadopsi model Sunderland untuk membangun tim yang tangguh, sementara Hull City...