LeBron James Siap Hadapi Playoff Bersama Lakers
EL SEGUNDO — LeBron James muncul di tengah wartawan di fasilitas latihan Lakers pada Kamis sore, membersihkan tenggorokannya sebelum memulai pembicaraan.
Persiapan Menuju Playoff
“Maafkan suara saya,” kata James, 41 tahun, yang bersiap memasuki postseason keenamnya bersama Lakers. Ketika ditanya apakah ia merasa tidak enak badan atau hanya serak karena berbicara keras selama persiapan menjelang pertandingan playoff pertama melawan Houston Rockets, James seakan mengisyaratkan bahwa ia tidak dalam kondisi sempurna.
Terlepas dari kondisi tubuhnya, playoff tetap berjalan; hanya dua hari tersisa sebelum James bersiap untuk bermain di Crypto.com Arena. Tahun lalu, Lakers yang mendapatkan waktu istirahat yang sama saat Play-In Tournament, mengalami kekalahan besar 117-95 di kandang saat bertemu Minnesota Timberwolves di Game 1 babak pertama. Selama 23 tahun kariernya di NBA, James sudah sangat berpengalaman dalam menghadapi situasi postseason. Ia menegaskan bahwa fokus Lakers saat ini adalah pada pertandingan mendatang melawan Houston, dan menghadapi rival lama, Kevin Durant, yang pernah mengalahkannya di Final NBA 2017 dan 2018 saat bersama Cleveland Cavaliers.
Fokus pada Permainan
“Kondisi dan situasi yang berbeda, tahun yang berbeda,” ungkap James. “Kami tidak membahas tahun lalu. Yang sudah berlalu biarkan berlalu. Kami sedang bersiap untuk hari Sabtu. Dalam beberapa hari terakhir, kami telah menjalani latihan yang sangat baik.”
James telah menjadi pemimpin yang jelas bagi Lakers. Dalam dua minggu terakhir, ia kembali menunjukkan kepemimpinan di dalam lapangan. Kehilangan Luka Doncic dan Austin Reaves karena cedera menjadikan James pusat perhatian. Forward Rui Hachimura mengungkapkan bahwa pencapaian Lakers sebagai unggulan keempat sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan dan kontribusi James sejak 4 April.
James memenangkan penghargaan Western Conference Player of the Week terakhir musim ini, mengangkat Lakers dalam serangkaian tiga kemenangan beruntun untuk menutup musim reguler.
Reaksi Pemain
“Setiap tahun, saya melihat kami memiliki tim yang berbeda, pelatih yang berbeda, dan rekan setim yang berbeda,” kata Hachimura. “Namun sikap LeBron, terutama tahun ini, sangat berbeda. Dia menghargai tim, pelatih, dan pemain. Dia memahami peran masing-masing, dan itu luar biasa. Dia sangat vocal sebagai pemimpin kami. Ini waktu yang penting bagi dia.”
Saat ditanya tentang pesan James kepada tim mengenai kemampuan rebound Houston yang menjadi yang terbaik, James menjelaskan bahwa tidak ada kebutuhan untuk sebuah pesan. Bagi James, tindakan adalah yang paling penting.
“Ini adalah tim rebound terbaik dalam 25 tahun terakhir,” tegas James. “Anda tidak perlu mengingatkan. Ini seperti melawan tim (Patrick) Mahomes yang merupakan tim passing terbaik dalam 30 tahun terakhir. Pesannya sudah jelas, yaitu kotak dan rebound sebaik mungkin. Kami semua adalah pria dewasa. Lakukan pekerjaanmu.”
Peran Pelatih
Pelatih Lakers, JJ Redick, mengatakan bahwa James telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam memimpin tim. Ia mencatat bahwa James mencetak rata-rata 23 poin, 9,2 assist, 6,6 rebound, dan 2,2 steal per game selama enam pertandingan terakhir musim reguler tanpa Doncic dan Reaves.
Redick juga menyatakan bahwa tambahan waktu istirahat merupakan hal yang baik mengingat usia James dibandingkan dengan pemain lain di playoff. Lakers memiliki dua hari istirahat di antara masing-masing dari tiga pertandingan pertama mereka di babak pertama.
Koneksi Keluarga
Dua puluh tahun lebih muda dan menuju menit permainan playoff untuk pertama kalinya dalam kariernya, Bronny James menyerap ilmu dari sang ayah. Ia menyebutkan bahwa LeBron sudah tampil di postseason sebanyak 18 kali, oleh karena itu sangat penting untuk mendengarkan apa yang dikatakan oleh MVP Final NBA empat kali tersebut.
“Dia sudah memenangkan banyak seri dan Final,” kata Bronny. “Kami hanya perlu membuka pikiran dan telinga untuk mendengarkan karena dia tahu yang terbaik.”
Bagi LeBron, melihat putranya berada dalam posisi untuk dimainkan di playoff adalah hal “menakjubkan.” Ia menambahkan bahwa Bronny akan siap saat dipanggil bermain.
“Setiap kesempatan bermain bersamanya adalah sesuatu yang tidak saya ambil untuk dianaktirikan,” ujarnya. “Bersama di lapangan, baik di postseason, regular season, atau latihan, adalah hal terbaik dalam karier saya.”
Konteks dan Dampak
Dengan fokus yang jelas dan kepemimpinan yang kuat, Lakers bersiap untuk memasuki playoff dengan harapan tinggi. Pertandingan melawan Houston Rockets akan menjadi ujian yang menarik dalam perjalanan mereka. Semua mata kini tertuju pada bagaimana LeBron dan tim akan menghadapi tantangan ini.
(BA/GN)
sumber : www.ocregister.com
Leave a comment