Ilia Topuria Robek Peluang Pertarungan Lawan Paddy Pimblett: “Dia Terlalu Jauh”
Ilia Topuria melontarkan kritik keras terhadap Paddy Pimblett, menegaskan bahwa peluang mereka untuk bertarung sudah berakhir sejak Januari. Topuria, yang dijadwalkan kembali ke oktagon dalam laga utama UFC White House untuk menyatukan divisi melawan Justin Gaethje, seharusnya bisa saja menghadapi Pimblett. Pertarungan itu akan menjadi penutup salah satu perseteruan paling sengit di MMA, jika saja petarung asal Inggris tersebut berhasil meraih sabuk interim di laga utama UFC 324.
Kini, Topuria meyakini bahwa sangat sulit bagi Pimblett – yang tak terkalahkan di oktagon hingga Januari – untuk kembali ke puncak divisi.
Ilia Topuria Klaim Pertarungan Lawan Paddy Pimblett Mustahil Setelah Kekalahan
Ilia Topuria hadir dalam episode The Ariel Helwani Show dan tidak menahan diri saat mengkritik beberapa rivalnya. Arman Tsarukyan dan bahkan Justin Gaethje tak luput dari serangan verbalnya, namun kritik paling pedas dan keras ditujukan kepada rival lamanya, Paddy Pimblett.
“Saya sedikit terkejut betapa buruknya Paddy sebenarnya,” kenang Topuria ketika ditanya tentang rival lamanya itu. “Sejujurnya saya berharap dia menang. Saya berharap dia bisa menjatuhkan Justin, atau saya tidak tahu, melakukan pertarungan yang berbeda. Seperti benar-benar bertarung. Tapi apa yang dia lakukan di dalam oktagon dalam pertarungan itu, itu sedikit mengejutkan saya. Dia benar-benar membuktikan bahwa dia hanya ‘sosis kecil’.”
Ketika Helwani bertanya bagaimana Pimblett akan bangkit dari kekalahan tersebut, Topuria menertawakan ide itu dan menambahkan:
“Bangkit dari apa? Dari kekalahan? Tentu, tapi bagaimana dia akan mendapatkan keterampilan dan teknik dalam olahraga ini? Itu pada dasarnya mustahil. Dia perlu mati dan dilahirkan kembali.”
“Sekarang dia terlalu jauh [dari para petarung teratas di divisi]. Kami tidak melihat Paddy di cakrawala. Kami tidak melihatnya lagi. Selamat tinggal, Paddy. Saya bahkan tidak perlu masuk ke oktagon untuk mengalahkannya. Jadi itu terasa sedikit lebih baik, jujur saja.”
Konteks Pertarungan Divisi Lightweight
Komentar Topuria ini datang saat dirinya berada di puncak karirnya, bersiap untuk menyatukan gelar divisi lightweight, menunjukkan kepercayaan dirinya yang tinggi. Di sisi lain, kekalahan Pimblett pada Januari, yang Topuria soroti, telah mengubah persepsi banyak orang tentang posisinya di antara petarung elite. Pandangan Topuria mencerminkan bahwa ia kini melihat Pimblett tidak lagi selevel dengannya, mengakhiri potensi pertarungan yang sangat dinanti-nantikan oleh para penggemar MMA. Fokus Topuria kini sepenuhnya tertuju pada pertarungan besar melawan Justin Gaethje, sementara Pimblett harus membuktikan diri kembali untuk mendapatkan pengakuan dari para petarung top, termasuk Topuria.
(OL/GN)
sumber : bloodyelbow.com
Leave a comment