Garry Tonon Resmi Berpisah dengan ONE Championship
ONE Championship dan kompetitor BJJ elit, Garry Tonon, resmi mengakhiri kerja sama mereka. Perpisahan ini terjadi hampir sembilan tahun setelah Tonon pertama kali melakukan debutnya di ajang tersebut.
Perjalanan Garry Tonon di ONE
Meski debut Tonon di ONE adalah dalam pertandingan grappling, di mana ia sukses menundukkan Shinya Aoki dengan heel hook pada ONE 54, sebagian besar penampilannya setelah itu fokus pada MMA. Tonon telah berlaga 13 kali di dalam ring maupun cage ONE dan, kecuali kekalahan dari Tye Ruotolo di ONE 157, fokus utamanya selalu pada MMA. ONE juga merupakan satu-satunya promosi tempat ia berkompetisi sepanjang karier MMA profesionalnya, menjadikannya pilar divisi featherweight.
Karier MMA dan Perebutan Gelar
Tonon memulai karier MMA-nya dengan catatan fantastis, mencatat 6 kemenangan beruntun tanpa kekalahan, dengan 5 di antaranya diraih melalui finish. Performa cemerlang ini mengantarkannya pada kesempatan perebutan gelar melawan Thanh Le di ONE: Lights Out, namun ia harus menerima kekalahan KO di menit pertama.
Setelah kekalahan itu, Tonon bertekad untuk kembali merangkak di tangga peringkat. Ia berhasil memenangkan tiga pertarungan berikutnya melalui submission. Hal ini membawanya pada rematch melawan Shamil Gasanov, lawan yang sebelumnya pernah ia taklukkan dengan kneebar dalam salah satu submission terbaik tahun itu. Tonon menjadi favorit dalam pertarungan kedua ini.
Namun, Gasanov menunjukkan perbaikan signifikan dalam menghadapi entri kneebar yang sama di pertarungan kedua mereka. Meskipun pertarungan berjalan sangat ketat, Tonon akhirnya harus mengakui keunggulan Gasanov melalui keputusan juri. Pertarungan melawan Gasanov itu menjadi satu-satunya pertarungan Tonon di tahun 2025 dan sekaligus penampilan terakhirnya untuk ONE Championship.
Langkah Berikutnya untuk “The Lionkiller”
Tonon meninggalkan promosi dengan rekor profesional solid 9-2, dengan 8 kemenangan diraih melalui finish. Posisi ini menempatkannya dalam kondisi yang baik untuk menegosiasikan kontrak di tempat lain. Meski berusia 34 tahun, Garry Tonon masih memiliki beberapa pilihan menarik. Ia bisa melanjutkan karier MMA-nya di promosi seperti PFL, mencoba mengamankan kontrak dengan UFC, atau bahkan kembali ke dunia grappling profesional.
Berita tentang pelepasan Garry Tonon dari ONE Championship pertama kali diungkap oleh jurnalis MMA Nick Atkin melalui akun Instagram resminya:
(OL/GN)
sumber : jitsmagazine.com
Leave a comment