Home Olahraga Lainnya Roger Gracie Bongkar: Leglock Tak Pas Untuk Real Fight!
Olahraga Lainnya

Roger Gracie Bongkar: Leglock Tak Pas Untuk Real Fight!

Share
Share

Roger Gracie Ungkap Alasan Kuncian Kaki Sulit Diterapkan di MMA

Roger Gracie, salah satu legenda Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ) yang juga seorang veteran MMA, baru-baru ini berbagi pandangannya tentang penggunaan kuncian kaki atau leglocks dalam skenario pertarungan MMA atau situasi bertarung lainnya. Dengan segudang prestasi, Gracie memiliki kapasitas untuk berbicara mengenai topik ini. Ia adalah orang pertama yang meraih 10 gelar juara dunia IBJJF dan satu-satunya yang memenangkan ADCC double gold dengan menundukkan kedelapan lawannya. Dalam karier MMA, ia pensiun dengan rekor profesional 8-2, termasuk kiprah singkat di UFC dan gelar juara dunia kelas cruiserweight ONE Championship.

Pandangan Roger Gracie tentang Kuncian Kaki di MMA

Ketika berbicara tentang leglocks di MMA, Roger Gracie tidak ragu membagikan pendapat jujurnya. Menurutnya, teknik kuncian kaki memiliki tantangan besar saat diterapkan dalam oktagon.

“Di MMA, Anda tidak sering melihat *heel hooks* dan *foot locks*. Anda memang melihatnya, tapi sangat sedikit, karena Anda akan dipukul di wajah begitu mereka meraih kaki saya. Jika lengan Anda sibuk menyerang kaki saya, Anda tidak melindungi diri dari pukulan. Jadi, itu tidak benar-benar cocok untuk pertarungan sungguhan.”

Gracie menjelaskan bahwa komitmen terhadap kuncian kaki sering kali membuat petarung rentan terhadap serangan pukulan lawan. Hal ini menjadi alasan utama mengapa teknik yang begitu populer di olahraga grappling ini jarang terlihat efektif dalam konteks MMA.

Choke Lebih Efektif daripada Kuncian Sendi

Roger juga menjelaskan mengapa ia percaya bahwa choke (cekikan) merupakan cara terbaik untuk mengakhiri pertarungan, dibandingkan dengan jenis kuncian sendi lainnya.

“Jika saya melakukan kuncian (sendi), Anda tahu, terkadang orang tidak *tap* untuk *foot locks*. Mereka bisa menolak. Mereka bisa melukai diri sendiri demi pertandingan… [Tapi dengan] *chokes*, jika Anda dicekik dan Anda tidak *tap*, itu seperti ‘selamat malam’.”

Kecenderungan Roger terhadap choke sebenarnya sudah terlihat jelas dari rekornya. Sepanjang karier Jiu-Jitsu-nya, ia hanya memiliki satu kemenangan melalui leglock, sementara lebih dari separuh kemenangannya berasal dari choke. Statistik seperti ini jarang terdengar di era sekarang, meskipun ia mengakui bahwa olahraga ini telah banyak berevolusi sejak masanya menjadi kompetitor papan atas.

“Semua orang sekarang perlu belajar *heel hooks* karena itulah cara Anda akan menangkap semua orang. Ini adalah teknik yang hampir tidak ada yang menggunakannya, dan kemudian mulai berhasil seperti orang gila.”

Pernyataan ini menunjukkan kesadaran Roger akan perkembangan teknik dalam dunia grappling yang terus bergerak, di mana heel hooks kini menjadi senjata mematikan yang harus dikuasai banyak praktisi BJJ modern.

Baca juga:  Obor Olimpiade ke Milan Cortina: Apa di Balik Megahnya?

Wawancara lengkap di mana Roger Gracie membahas leglocks di MMA diunggah ke kanal YouTube resmi Fighter’s Advice. Perspektif dari seorang veteran kaliber Roger Gracie ini memberikan pelajaran berharga tentang adaptasi teknik bela diri di berbagai arena pertarungan, khususnya perbedaan antara dunia pure grappling dan kompleksitas MMA.

(OL/GN)
sumber : jitsmagazine.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Astros Ledakkan Homerun Sejarah Baru Saat Lawan Athletics.

Astros meledakkan homerun bersejarah lawan Athletics, torehkan rekor baru yang menggemparkan jagat...

Jojo Selangkah Lagi Juara Indonesia Open Pertamanya!

Jonatan Christie selangkah lagi ukir sejarah di Indonesia Open! Final menanti, ia...

Raymond/Joaquin Tembus Final IO 2026, PBSI Cetak Bibit Juara Baru!

Raymond/Joaquin tembus final IO 2026! PBSI bangga cetak bibit juara baru, bukti...

Indonesia Open: Merah Putih Gemuruh Istora!

Gemuruh Istora kembali! Merah Putih siap berjuang di Indonesia Open, kobarkan semangat...