Home Basket NBA Kenapa Steve Kerr Mungkin Pertimbangkan Melarang Tembakan 3 Poin?
NBA

Kenapa Steve Kerr Mungkin Pertimbangkan Melarang Tembakan 3 Poin?

Share
Kenapa Steve Kerr Mungkin Pertimbangkan Melarang Tembakan 3 Poin?
Share

Masa Depan Steve Kerr dan Pertimbangan Tiga Poin di Liga

Golden State Warriors dihadapkan pada berbagai pertanyaan musim ini, termasuk nasib pelatih kepala Steve Kerr. Kerr telah mengungkapkan ketidakpastian tentang masa depannya sebagai pelatih setelah berhasil meraih empat gelar juara di wilayah San Francisco.

Pernyataan Kontroversial Steve Kerr

Dalam sebuah wawancara terbuka baru-baru ini dengan Charles Bethea dari The New Yorker, salah satu topik yang dibahas adalah maraknya penggunaan tembakan tiga poin di liga, yang dianggap oleh sebagian orang telah mengurangi kualitas permainan.

Kerr menyampaikan solusi drastis untuk mengatasi masalah ini. Ia mengatakan, “Saya bahkan mempertimbangkan untuk menghapus garis tiga poin. … revolusi analitik telah menciptakan situasi aneh di mana kita semua tahu persis di mana tembakan dengan efisiensi tertinggi berada: tembakan layup dan tembakan tiga pojok, karena tembakan tiga pojok hanya berjarak dua puluh dua kaki, bukan 23,9 kaki seperti tembakan di atas garis.” Kerr menambahkan, “Saya hanya bertanya-tanya… jika kita menghapus garis tiga poin, apakah itu akan mendiversifikasi cara semua orang bermain dan menciptakan berbagai solusi kreatif dalam permainan basket.”

Ironic Tapi Berdasar

Beberapa orang mungkin melihat ironi dalam pernyataan Kerr, mengingat ia dikenal sebagai salah satu penembak terbaik dalam sejarah NBA. Selain itu, Warriors juga telah memainkan peran penting dalam mendorong revolusi tembakan tiga poin, yang dipimpin oleh Stephen Curry, yang dianggap sebagai penembak terbaik yang pernah ada.

Kerr pun mengklarifikasi, “Saya lebih suka menunggu sampai Steph pensiun.”

Respon Liga dan Masa Depan Permainan

Meskipun tidak mungkin liga akan mempertimbangkan ide ini dalam waktu dekat, semakin banyak tim yang bermain dengan gaya monoton yang kurang menarik untuk ditonton, sehingga bukan tidak mungkin, diskusi tentang topik ini akan semakin marak.

Baca juga:  Bronny James Masuk G League Setelah LeBron Kembali ke Lakers

Perubahan ini tentu bisa berdampak pada cara permainan berkembang di masa depan, baik bagi tim maupun pemain, serta bagaimana penggemar menikmati pertandingan.

(BA/GN)
sumber : clutchpoints.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Mavericks Hadapi Tantangan Besar dengan P.J. Washington yang Tak Bisa Diabaikan.
NBA

Mavericks Hadapi Tantangan Besar dengan P.J. Washington yang Tak Bisa Diabaikan.

Mavericks harus bersiap menghadapi tantangan besar saat berhadapan dengan P.J. Washington, yang...

Akankah Nikola Jokic dikenakan sanksi setelah gesekan dengan Jaden McDaniels?
NBA

Akankah Nikola Jokic dikenakan sanksi setelah gesekan dengan Jaden McDaniels?

Setelah terjadi gesekan dengan Jaden McDaniels, pertanyaan muncul: akankah Nikola Jokic menghadapi...

Bracket NBA Playoff 2026: Jadwal dan Update Terbaru Pasca 26 April!
NBA

Bracket NBA Playoff 2026: Jadwal dan Update Terbaru Pasca 26 April!

Bracket NBA Playoff 2026 telah diperbarui! Dapatkan jadwal terbaru dan analisis pasca...

Kerr ungkap bagaimana Curry dan Draymond bikin masa depannya jadi rumit.
NBA

Kerr ungkap bagaimana Curry dan Draymond bikin masa depannya jadi rumit.

Kerr mengungkapkan bahwa kontribusi luar biasa dari Curry dan Draymond membuat keputusan...