Draymond Green: Masa Depannya Sebagai Pelatih Masih Dipertanyakan
Draymond Green memiliki rekam jejak yang mengesankan di NBA, namun masa depannya sebagai pelatih masih menjadi tanda tanya. Pelatih Steve Kerr mengungkapkan keraguannya mengenai kemungkinan Green memimpin tim di masa depan.
Pernyataan Steve Kerr
Kerr mengatakan dalam wawancaranya dengan The New Yorker bahwa, “Saya tidak tahu apakah dia akan menjadi pelatih. Dia adalah orang yang baik dengan otak yang luar biasa, tetapi jika dia ingin melatih, dia harus belajar mengendalikan emosinya, hasrat, dan semangat yang ada dalam dirinya.”
Respon Draymond Green
Menanggapi pernyataan Kerr, Green menyadari perbedaannya sebagai pemain dan pelatih. Dalam podcastnya ‘The Draymond Green Show’, dia menjelaskan, “Emosi sebagai pemain dan pelatih sangat berbeda. Saya belum pernah melatih, jadi saya tidak ingin menolak pendapat itu. Namun, saya percaya bahwa emosi yang dimiliki pemain dan pelatih itu berbeda.”
Reputasi Emosional Green
Green tercatat memiliki 177 technical fouls, yang menempatkannya di urutan kelima sepanjang sejarah NBA, dan dikenal karena ketidakstabilan emosinya. Dalam pertandingan play-in NBA melawan Phoenix Suns di musim 2025-26, ia diusir dari lapangan bersamaan dengan Devin Booker setelah terlibat adu mulut.
Rencana Masa Depan
Green mengakui bahwa jika dia berkeinginan untuk menjadi pelatih, ia harus menyesuaikan emosinya. “Saya paham jika saya ingin menjadi pelatih, saya harus dapat mengendalikan emosimu. Namun, saya merasa cukup yakin bisa melakukannya,” paparnya.
Saat ini, Green memiliki opsi pemain dan masih menyisakan satu tahun kontrak jika ia memutuskan untuk bertahan. Masih belum jelas apa yang akan terjadi setelah musim ini.
Dengan dinamika yang terus berubah ini, masa depan Green di lapangan dan di panggung pelatihan akan terus menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar NBA.
(BA/GN)
sumber : www.nbcbayarea.com
Leave a comment