Shai Gilgeous-Alexander (Awalnya Dipilih ke-11)
Statistik: 25,3 poin, 5,3 assist, 4,7 rebound, 1,4 steal, 0,8 blok, persentase tembakan tiga angka 36,0%, box plus/minus 6,3, 99,6 wins over replacement player.
Penghargaan: 2018-19 All-Rookie, 4 kali All-Star, 3 kali All-NBA, Juara Skor 2024-25, MVP 2024-25, MVP Final Wilayah Barat 2024-25, dan MVP Final 2024-25.
Konteks Perbandingan
Perbandingan antara Luka Dončić dan Shai Gilgeous-Alexander memerlukan konteks yang mirip dengan perbandingan Trae Young dan Jalen Brunson. Dončić segera diberikan kesempatan di Dallas, sementara SGA harus melalui proses pengembangan setelah dipindahkan.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, statistik dan pencapaian SGA semakin menonjol dibandingkan dengan Dončić.
Sejak awal kampanye 2022-23, rata-rata poin SGA (31,3) dan assist (6,2) cukup dekat dengan Dončić (32,2 dan 8,5). SGA juga unggul dalam steal, blok, persentase tembakan, persentase tembakan tiga angka, persentase free-throw, box plus/minus, dan wins over replacement player.
Ia juga berpotensi meraih dua gelar MVP, sementara Dončić belum memiliki gelar MVP. Ada kemungkinan SGA juga akan meraih gelar juara kedua dan MVP Final kedua.
Perbandingan dengan Michael Jordan
Perbandingan yang lebih tepat saat ini mungkin adalah antara Gilgeous-Alexander dan Michael Jordan. Meskipun Jordan memiliki keunggulan kecil dalam banyak kategori, performa SGA dalam usia yang relatif muda menunjukkan kesamaan yang menarik.
- Gilgeous-Alexander: 31,3 poin, 6,2 assist, 1,7 steal, 0,9 blok, 64,0% true shooting, box plus/minus 9,8.
- Jordan: 33,1 poin, 6,4 assist, 2,9 steal, 1,0 blok, 60,7% true shooting, box plus/minus 12,0.
Momen Bersejarah
Kita tengah menyaksikan perjalanan SGA menuju daftar pemain hebat sepanjang masa. Bersama Dončić, keduanya berpotensi menjadi pasangan terbaik dalam sejarah draft NBA.
(BA/GN)
sumber : bleacherreport.com
Leave a comment