Gilgeous-Alexander Menghadapi Tantangan Ganda dari Lakers di Game 1

Shai Gilgeous-Alexander
Jalannya Pertandingan
Shai Gilgeous-Alexander mengambil langkah mundur dari tanggung jawab mencetak poinnya yang biasa, hanya mengumpulkan 18 poin saat Oklahoma City Thunder mengalahkan Los Angeles Lakers 108-90 di Game 1, Selasa malam.
Gilgeous-Alexander menjadi sasaran ganda begitu ia melewati garis setengah lapangan, memaksanya untuk sering memainkan bola. Namun, Thunder sudah siap menghadapi taktik defensif Lakers, berhasil menemukan celah dan mencetak poin dengan relatif mudah.
Reaksi Pemain
Setelah pertandingan, Gilgeous-Alexander menjelaskan bagaimana ia menghadapi tantangan defensif Lakers.
“Malam ini sangat sederhana. Banyak badan yang menghimpit, artinya banyak orang yang terbuka,” ujarnya dalam wawancara pasca-pertandingan dengan NBC.
“Mereka tetap konsisten,” tambahnya tentang rekan satu timnya. “Kami sedikit kaku malam ini di sektor ofensif. Namun, kami tetap bertahan dan membuat permainan. Mereka jelas mengarahkan banyak orang kepada saya, dan rekan-rekan tampil percaya diri, itu yang bisa saya harapkan.”
Statistik Pemain
Chet Holmgren menjadi pencetak poin terbanyak untuk Thunder dengan 24 poin, 12 rebound, dan tiga blok, memanfaatkan perhatian yang diberikan kepada Gilgeous-Alexander. Ajay Mitchell juga mencetak 18 poin menggantikan Jalen Williams yang cedera.
Jared McCain menambahkan 12 poin dari empat tembakan tiga angka, berkat bantuan Gilgeous-Alexander dan tekanan ganda Lakers. Isaiah Joe menambah sembilan poin dalam waktu 11 menit.
Secara keseluruhan, Gilgeous-Alexander memiliki performa yang kurang baik, dengan catatan 8 dari 15 tembakan dan enam assist, meski juga mencatatkan tujuh turnover dalam 35 menit bermain.
Perkembangan Lanjut
Defensif Lakers berusaha mengendalikan Gilgeous-Alexander di Game 1, dan meskipun gagal meraih kemenangan, mereka berhasil menahan Gilgeous-Alexander di bawah 20 poin untuk pertama kalinya musim ini.
Namun, Gilgeous-Alexander menganggap taktik tersebut memberi keuntungan bagi timnya. “
Ini adalah cara paling sederhana untuk bermain basket. Saya lebih suka rekan-rekan saya dalam situasi 4 lawan 3 daripada saya harus bermain satu lawan satu sepanjang waktu,” ucapnya.
Ia menghadapi sejumlah pemain Lakers seperti Marcus Smart dan Rui Hachimura, tetapi tetap sabar dan mempercayakan timnya untuk membuat keputusan yang tepat.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Game 2 antara Thunder dan Lakers dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis, 7 Mei 2026, pukul 21:30 WIB di Oklahoma City. Kemenangan oleh Lakers dalam pertandingan ini dapat mengalihkan momentum seri ke pihak mereka sebelum menuju Los Angeles untuk Game 3 dan 4.
Saat ini, Thunder yang belum tersentuh kekalahan di playoff NBA tahun ini, menjadi favorit berat melawan Lakers dalam seri ini.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment