Tim Bradley Khawatir Duel Shakur Stevenson vs Devin Haney Bisa Nodai Reputasi
Legenda tinju Tim Bradley menyuarakan kekhawatirannya yang mendalam mengenai rumor pertarungan antara Shakur Stevenson dan Devin Haney. Bradley memperingatkan bahwa duel tersebut justru bisa menciptakan lebih banyak masalah daripada keuntungan bagi Stevenson.
Rumor mengenai potensi bentrokan Stevenson vs Haney sempat beredar luas. Namun, juara kelas super ringan WBO Shakur Stevenson telah membantah spekulasi tersebut, meremehkan laporan yang mengaitkan dua bintang tak terkalahkan itu.
Meski demikian, Bradley tetap meyakini bahwa pertarungan tersebut akan menjadi rumit jika negosiasi berat badan memaksa Haney ke posisi yang tidak nyaman, terutama jika pertarungan diadakan pada catchweight 144 pound.
Berat Badan Jadi Isu Utama
Dalam komentarnya di FightHype, Bradley berpendapat bahwa batas 144 pound bisa langsung menimbulkan kontroversi seputar hasil pertarungan.
“Pertarungan itu seharusnya tidak terjadi,” kata Bradley.
Menurut mantan juara dunia itu, masalah berat badan itu sendiri akan mendominasi narasi, terlepas dari siapa pun yang keluar sebagai pemenang.
“Berat badan akan menjadi masalah utama.”
Bradley menjelaskan, jika Stevenson mengalahkan Haney dalam keadaan seperti itu, para kritikus kemungkinan besar akan menolak memberikan kredit penuh atas kemenangannya.
“Mereka akan bilang, ‘Kamu menguras berat badannya seperti Tank lakukan pada Ryan Garcia,’” kata Bradley. “Akan selalu ada tanda bintang di sampingnya.”
Bradley Puji Stevenson Sebagai Petinju Terbaik
Terlepas dari kekhawatirannya tentang potensi pertarungan tersebut, Bradley tak henti-hentinya memuji Stevenson, menyebutnya sebagai petinju yang sangat ia hargai.
“Saya pikir dia adalah petinju terbaik di dunia saat ini,” ujar Bradley.
Namun, ia juga percaya bahwa Stevenson menghadapi tekanan unik karena tingkat keahliannya dan kepribadiannya yang vokal.
“Segala sesuatu yang dia lakukan harus sangat diperhitungkan,” jelasnya.
Bradley memperingatkan Stevenson untuk tidak mengejar peluang uang jangka pendek yang pada akhirnya bisa merugikan warisannya.
“Jangan menjual diri Anda dengan turun ke 144 hanya demi uang,” tegasnya.
Saran Bradley: Stevenson Fokus ke Kelas Welter 147 Pound
Alih-alih melawan Haney di catchweight, Bradley menyarankan Stevenson untuk fokus sepenuhnya naik ke kelas welter dan mengejar peluang perebutan gelar di sana.
“Ketika waktunya tepat, Shakur harus naik ke 147,” kata Bradley.
Mantan juara tersebut percaya bahwa jalur tersebut menawarkan potensi keuntungan yang jauh lebih besar untuk reputasi jangka panjang Stevenson.
“Pergi ke 147 untuk sabuk itu.”
Bradley akhirnya menyarankan Stevenson untuk menghindari pertarungan melawan Haney sama sekali, kecuali jika keduanya bertemu secara alami di kelas welter.
“Jika Anda tidak akan ke 147, jangan pernah berurusan dengan Haney,” katanya.
Menurut Bradley, pertarungan itu akan menjadi situasi tanpa kemenangan bagi Stevenson dalam kondisi yang salah.
“Bahkan jika Anda mengalahkannya, Anda tidak akan mendapatkan kredit.”
Bradley juga menekankan bahwa Haney kemungkinan akan memegang keuntungan jika pertarungan berlangsung pada batas kelas welter penuh 147 pound, dan percaya Haney bisa keluar sebagai pemenang dalam kondisi tersebut. Namun, ia menunjukkan bahwa catchweight 144 pound kemungkinan akan melemahkan Haney secara fisik dan menggeser keunggulan ke Stevenson.
Bradley menyarankan Stevenson untuk tidak terburu-buru naik ke 147 pound. Sebaliknya, ia percaya juara tak terkalahkan itu harus meluangkan waktu sekitar enam bulan untuk mempersiapkan tubuhnya dengan benar, menambah otot, dan tumbuh secara alami ke divisi welter sebelum mengejar pertarungan melawan Haney.
Sementara itu, Stevenson sempat menantang Conor Benn menyusul kemenangannya atas Teofimo Lopez. Namun, langkah Benn yang baru-baru ini bergabung dengan Zuffa Boxing telah memperumit situasi, meninggalkan ketidakpastian seputar siapa lawan Stevenson berikutnya.
(OL/GN)
sumber : boxing-social.com
Leave a comment