Mesir Dipilih Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026: Kepercayaan Global untuk Benua Afrika
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) telah memberikan kepercayaan besar kepada Mesir untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 yang akan berlangsung pada bulan Oktober. Keputusan ini disambut gembira oleh Presiden Federasi Bulutangkis Mesir, Hadia Hosni.
Kepercayaan BWF untuk Mesir
Hadia Hosni mengungkapkan kebahagiaannya atas kepercayaan nyata BWF terhadap kemampuan Mesir menyelenggarakan turnamen bergengsi ini. Penunjukan Mesir sebagai tuan rumah menjadi sinyal jelas akan meningkatnya kepercayaan komunitas bulutangkis global terhadap negara tersebut.
“Langkah ini merupakan langkah signifikan dalam mengukuhkan Mesir sebagai pusat utama bulutangkis, tidak hanya di kawasan tetapi juga di seluruh dunia,” ujar Hosni kepada The Egyptian Gazette.
Ini akan menjadi kali kedua Benua Afrika menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior, setelah Afrika Selatan melakukannya pada tahun 2002. Pemilihan Mesir semakin memperkuat reputasinya sebagai destinasi utama untuk acara olahraga besar.
Dampak Signifikan bagi Bulutangkis Afrika
Kembalinya turnamen ini ke Afrika setelah 24 tahun diharapkan dapat memberikan dorongan segar bagi bulutangkis di seluruh benua dan membantu menemukan bakat-bakat baru. Acara ini juga selaras dengan tahun olahraga yang padat di Mesir, termasuk Youth Olympic Games Dakar 2026.
Keputusan BWF mencerminkan kepercayaan nyata terhadap kemampuan Mesir untuk menyelenggarakan edisi turnamen kelas dunia, dengan manfaat tambahan berupa peningkatan sektor pariwisata olahraga.
Dukungan Penuh dari Pemerintah dan Visi BWF
Hosni turut memuji Kementerian Pemuda dan Olahraga Mesir atas dukungannya dalam memajukan dan menjaga pertumbuhan olahraga bulutangkis. Menteri Pemuda dan Olahraga, Gohar Nabil, menggambarkan penyelenggaraan ini sebagai suara kepercayaan yang diperbarui terhadap fasilitas canggih dan keahlian organisasi yang telah terbukti dimiliki Mesir.
“Penunjukan ini merupakan penegasan kembali kepercayaan terhadap fasilitas canggih dan keahlian organisasi yang terbukti dimiliki Mesir,” kata Gohar Nabil.
Sementara itu, Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul menyatakan bahwa pemilihan Mesir merupakan bagian dari strategi federasi untuk memperluas bulutangkis secara global dan menancapkan jejaknya di Afrika. Leeswadtrakul juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Mesir untuk menyelenggarakan turnamen yang luar biasa.
Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 di Mesir tidak hanya akan menjadi panggung bagi para atlet muda berbakat, tetapi juga tonggak penting dalam pengembangan bulutangkis di Benua Afrika, membuka jalan bagi generasi penerus di masa depan.
(OL/GN)
sumber : egyptian-gazette.com
Leave a comment