Everton dan Crystal Palace Berbagi Poin dalam Kejutan Dramatis
David Moyes menghadapi tantangan besar dalam usaha menggapai mimpi Eropanya. Dalam pertandingan melawan Crystal Palace, Everton gagal memanfaatkan kesempatan untuk menutup jarak dengan rival mereka. Setelah dua kali unggul berkat gol James Tarkowski dan Beto, Everton akhirnya harus puas dengan hasil imbang ketika Jean-Philippe Mateta mencetak gol penyama setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Jalannya Pertandingan
Di penghujung laga, Moyes bisa jadi merasa beruntung, sebab serangan Adam Wharton hanya mengenai tiang gawang pada menit ke-90. Dalam momen-momen krusial, kiper Dean Henderson menggagalkan peluang Iliman Ndiaye sebelum Mateta juga melewatkan kesempatan emas untuk merebut kemenangan bagi timnya.
Walaupun hasil ini membuat Everton memperpanjang catatan tidak terkalahkan mereka atas Palace menjadi 11 pertandingan, Moyes kini harus berharap kepada tim lain untuk kehilangan poin jika ingin mendapatkan tiket ke Eropa. Ini adalah hasil imbang keempat secara berturut-turut bagi Everton setelah memimpin pertandingan.
Komentar Moyes
“Tim yang baik harus mampu meraih hasil maksimal di waktu-waktu seperti ini. Jika ingin bersaing, Anda harus mendapatkan kemenangan,” ungkap Moyes dengan nada kecewa. “Faktanya, kami belum bisa mengatasi tekanan dengan baik, dan ini adalah situasi yang tidak kami alami dalam waktu lama.”
Kondisi Crystal Palace
Bagi Crystal Palace, hasil ini menjamin posisi mereka di liga utama untuk musim ke-14 berturut-turut. Tak kurang dari empat pemain mereka telah bermain lebih dari 4.000 menit pada musim ini, termasuk Maxence Lacroix yang tampil untuk kali ke-52, meskipun ia bertanggung jawab atas gol Beto.
Statistik dan Analisis
Moyes tetap mempertahankan susunan pemain yang sama dari laga sebelumnya melawan City, di mana Everton mencetak rekor tidak diinginkan dengan kebobolan gol pada waktu tambahan di tiga pertandingan berturut-turut. Palace, yang sering kesulitan dalam mempertahankan set-piece, kembali menunjukkan kelemahan mereka saat Tarkowski berhasil mencetak gol tanpa pengawalan.
Pertandingan berlangsung ketat, dengan Jordan Pickford yang berhadapan langsung dengan rivalnya di timnas Inggris, Henderson. Pickford berhasil melakukan penyelamatan krusial dari tembakan Lacroix. Namun, di sisi lain, Ndiaye gagal menggandakan keunggulan saat kesempatan meleset.
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, memilih untuk menurunkan hampir semua pemain inti, yang memberikan dampak positif dengan performa kuat meskipun hasil akhir masih imbang. “Di akhir pertandingan, tampaknya Everton terlihat kelelahan, sementara kami lebih segar. Keyakinan kami tinggi untuk menghadapi konferensi Liga akhir bulan ini,” kata Glasner.
Dampak Hasil Pertandingan
Everton kini berada dalam situasi sulit, dan mereka perlu berbenah jika ingin memperbaiki performa sebelum laga-laga selanjutnya. Sementara itu, Crystal Palace menikmati momentum positif dan semakin mendekati kepastian untuk bertahan di Premier League. Keduanya harus mempersiapkan diri dengan baik untuk sambungan pertandingan mendatang.
(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment