Pra-Pertandingan Inter Miami vs Portland Timbers
Inter Miami akan melakoni pertandingan kedua terakhir sebelum musim Major League Soccer (MLS) dihentikan untuk Piala Dunia FIFA 2026 pada hari Minggu, saat menjamu Portland Timbers di Nu Stadium. Pelatih kepala Phil Neville membahas tentang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo menjelang laga tersebut.
Pujian untuk Messi dan Ronaldo
“Saya beruntung pernah bermain dengan salah satu yang terbaik, yaitu Cristiano. Dan pada hari Minggu saya akan menghadap salah satu yang terbaik, yang merupakan suatu kehormatan,” kata Neville dalam konferensi pers pada hari Jumat di Miami.
Neville, seorang mantan bek Inggris, bermain bersama Ronaldo antara tahun 2003 dan 2005 di Manchester United, saat Ronaldo baru tiba dari Sporting CP sebagai remaja. Keduanya berhasil meraih FA Cup 2003-04 di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.
Pelatih itu kemudian memuji komitmen Messi sejak bergabung dengan Inter Miami dan menjelaskan dampak positifnya bagi MLS. “Saya menyukai sikapnya, seperti halnya dengan bintang lainnya seperti Sergio Busquets dan Alba, saat mereka mencetak gol, mereka merayakannya. Mereka tidak di sini untuk berlibur. Mereka tidak hanya datang untuk mendapatkan uang, tetapi untuk menang,” ungkap pelatih asal Inggris tersebut.
“Ada sebuah pertandingan, saya pikir itu di Orlando, mereka mungkin tertinggal 2-0, dan pemain terbaik di dunia ini sedang berdebat dengan pelatih kiper Orlando di bangku cadangan,” kenang Neville. “Itu bagi saya menginspirasi seluruh liga. Apa yang mereka lakukan menunjukkan hasrat dan keinginan mereka untuk menjadi yang terbaik setiap hari.”
Refleksi Phil Neville di Inter Miami
Saat Lionel Messi setuju untuk bergabung dengan Inter Miami di musim panas 2023, klub tersebut baru saja mempekerjakan Gerardo Martino sebagai pengganti Phil Neville, yang menjabat sejak Januari 2021.
Ketika ditanya apakah dia menyesal tidak memiliki kesempatan melatih Messi, Neville menjawab dengan jujur, “Saya memiliki hubungan luar biasa dengan para pemilik klub, jadi tidak hanya terjadi dalam tujuh hari. Di awal musim, saya tidak memiliki ilusi bahwa jika dia datang, saya mungkin tidak akan berada di sini. Dan itu sama sekali tidak masalah.”
Pelatih tersebut juga membahas hubungannya dengan David Beckham, mantan rekan setimnya di Manchester United yang kini menjabat sebagai eksekutif di Inter Miami: “Salah satu teman terbaik dalam hidup saya adalah pemilik klub sepak bola ini, jadi tidak ada rahasia di antara kami selama periode itu.”
Mencari Kemenangan Pertama di Kandang
Meski menikmati musim 2026 MLS yang solid, saat ini menduduki posisi kedua di klasemen Wilayah Timur, Inter Miami masih memiliki pekerjaan rumah yang belum tuntas: meraih kemenangan pertama di kandang baru mereka.
Sejak dibuka secara resmi pada bulan April, Nu Stadium telah menjadi venue untuk empat pertandingan, dengan hasil tiga kali imbang dan satu kekalahan. Pada hari Minggu, mereka akan berusaha mengakhiri rekor tersebut melawan Portland Timbers. Jika gagal, kesempatan lain akan datang tujuh hari kemudian saat menjamu Philadelphia Union dalam pertandingan terakhir sebelum jeda.
(SA/GN)
sumber : worldsoccertalk.com
Leave a comment