Victor Wembanyama Mempelajari Pelajaran Playoff yang Dipahami Stephen Curry Sejak Dulu
Pada setiap kesempatan, penggemar Golden State Warriors dan anggota organisasi tenha memprotes cara wasit memimpin pertandingan yang melibatkan Stephen Curry sepanjang kariernya. Namun, Curry sudah belajar untuk mengatasi hal tersebut dan tetap mampu mencapai kesuksesan individu maupun tim yang luar biasa. Kini, bintang San Antonio Spurs, Victor Wembanyama, tengah belajar pelajaran serupa di tengah perjalanan playoff pertamanya.
Perdebatan Wasit di Putaran Western Conference Finals
Wasit di tiga pertandingan awal Western Conference Finals menjadi topik pembicaraan utama. Wembanyama sukses memimpin timnya meraih kemenangan mengejutkan di Game 1 melawan Oklahoma City dengan catatan 41 poin, 24 rebound, dan tiga blok. Namun, ia kini harus menghadapi kekuatan fisik pertahanan Thunder yang sering kali melampaui batas legal.
Wembanyama mungkin sudah menjadi salah satu pemain terbaik dan paling tidak terhentikan dalam permainan saat ini. Satu-satunya cara untuk mengurangi dampaknya adalah dengan bermain terlalu fisik dan menyerahkan keputusan kepada wasit yang sering kali tidak aktif meniup peluit di fase playoff.
Draymond Green Menggambarkan Persamaan dengan Wembanyama
Draymond Green, rekan setim Curry, baru-baru ini berbagi pandangannya mengenai kesamaan antara Curry dan Wembanyama setelah Thunder berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 dalam seri ini.
“OKC memberikan pelajaran berharga. Tim mulai melakukan hal ini melawan kami bertahun-tahun yang lalu. Mereka hanya bisa memanggil beberapa pelanggaran saat Steph berlari. Jadi, orang-orang mulai menariknya. Dia belajar untuk tetap bermain dan menjadi salah satu yang terhebat di momen-momen krusial,” kata Green. “Wemby juga harus belajar memainkan permainan ini, karena tim-tim akan terus menarik dan memegangi dia. Itu tidak akan berubah.”
Draymond Green Sebagai Sumber Pembelajaran Defensif untuk Wembanyama
Dalam hal mempertahankan Wembanyama, Green adalah sosok yang tepat untuk memberikan masukan. Dia telah menghadapi Wembanyama dalam pertandingan satu lawan satu beberapa kali meskipun memiliki perbedaan tinggi hampir satu kaki.
Walaupun dua pertandingan di San Antonio November lalu dikenal karena penampilan luar biasa Curry yang mencetak total 95 poin, pertarungan antara Wembanyama dan Green juga menjadi sorotan menarik. Wembanyama memang berhasil mencetak 57 poin dalam dua pertemuan tersebut, namun Green tetap diakui banyak pihak karena cara dia menjaga Wembanyama, yang mungkin telah membantu merumuskan beberapa taktik defensif Thunder di seri ini.
Sekarang, Wembanyama harus beradaptasi dengan cara bermain yang lebih fisik dan bersiap untuk menghadapi beragam strategi yang diterapkan untuk menghentikannya. Pengalaman ini akan menjadi landasan penting bagi perkembangan kariernya di masa depan dalam menghadapi tantangan di level tertinggi.
(BA/GN)
sumber : bluemanhoop.com
Leave a comment