Penggunaan Streaming Ilegal di Irlandia Mencapai Angka Tinggi dalam Final Liga Champions
Sekitar 318.000 rumah di Irlandia menyaksikan final Liga Champions melalui saluran streaming ilegal, berdasar data terbaru dari Gaming Compliance International. Total terdapat 1,2 juta tayangan selama 90 detik atau lebih pada platform ilegal tersebut.
Perbandingan dengan Siaran Resmi
Di sisi lain, diperkirakan 434.000 orang menonton pertandingan Arsenal melawan Paris Saint Germain secara gratis di RTÉ, dengan tambahan 474.000 orang menyaksikan melalui RTÉ Player di kemudian hari.
Pernyataan dari Ahli Teknologi
Dalam program Newstalk Breakfast, jurnalis teknologi Adrian Weckler mengungkapkan bahwa angka tersebut menunjukkan seberapa luas penggunaan perangkat ilegal ini. Ia menilai banyaknya orang yang memiliki perangkat ilegal mungkin malas berpindah ke siaran gratis yang tersedia.
“Banyak orang menonton di ponsel mereka. Banyak yang menyaksikan televisi atau acara secara individu melalui ponsel,” jelas Weckler.
Normalisasi Penggunaan Perangkat Ilegal
Weckler juga menyebut bahwa penggunaan perangkat ilegal di Irlandia masih sangat umum dan kemungkinan akan terus berlanjut. Ia mengungkapkan bahwa pihak kepolisian tidak akan menangani pelanggaran penggunaan perangkat ilegal meski hal itu melanggar hukum.
“Oleh karena tidak ada cara yang mudah untuk menindak hal ini di bawah hukum yang ada, pihak kepolisian merasa prosesnya tidak proporsional,” tambahnya.
Respons dari Sky
Awal tahun ini, Sky menemukan nama dan alamat sekitar 200 pengguna perangkat ilegal setelah melakukan proses hukum terhadap individu yang menyediakan layanan streaming ilegal. Namun, Weckler berpendapat langkah ini tidak akan berdampak signifikan.
“Dari 318.000 tayangan yang tercatat oleh Gaming Compliance International, jelas bahwa 400.000 pemilik perangkat ilegal di Irlandia mungkin tidak akan berhenti meskipun Sky mengirimkan 200 surat hukum,” tegas Weckler.
Dampak bagi Penyiar Resmi
Di tengah biaya tinggi untuk layanan streaming premium, banyak orang mungkin merasa kurang simpatik terhadap Sky yang kehilangan pendapatan akibat penggunaan perangkat ilegal. Weckler menyatakan bahwa apa yang ditonton melalui perangkat ilegal umumnya adalah hiburan dan olahraga premium, dan tidak tergolong informasi penting yang sangat dibutuhkan.
“Jika tidak ada penegakan hukum, orang bisa mencari berbagai alasan dan tidak ada yang akan menghentikan mereka untuk menonton,” tutup Weckler.
(LC/GN)
sumber : www.newstalk.com
Leave a comment