Hero Esports Umumkan Kesuksesan ACL 2026
Hero Esports, yang sebelumnya dikenal sebagai VSPO, mengumumkan bahwa Liga Champions Asia 2026 (ACL) mencatat lebih dari 380 juta tampilan total dan hampir 23 juta penonton di berbagai platform untuk Dota 2, Counter-Strike 2, dan Mobile Legends: Bang Bang.
Jalannya Pertandingan
Edisi kedua dari acara ini berlangsung dari 1 hingga 24 Mei di Shanghai. Pertandingan offline diadakan di Jixi Showground di Distrik Yangpu dan Star Ring Center di Distrik Minhang. Turnamen ini mencakup delapan hari pertandingan offline dan 18 hari siaran online. Acara ini disiarkan dalam berbagai bahasa di lima platform streaming langsung Cina: Bilibili, Douyin, DouYu, Huya, dan Kuaishou.
Jalur Kualifikasi ke EWC
ACL juga berfungsi sebagai jalur kualifikasi menuju Piala Dunia Esports 2026, yang akan berlangsung dari Juli hingga Agustus di Paris, Prancis. Vici Gaming menjadi juara di kompetisi Dota 2, sementara LVG (Lynn Vision Gaming) meraih kesuksesan di Counter-Strike 2. GZG (Guangzhou Gaming) juga keluar sebagai pemenang di Mobile Legends: Bang Bang, dengan ketiga tim ini mendapatkan tempat di kompetisi terkait EWC.
Ekosistem dan Mitra Strategis
Hero Esports menyoroti ekosistem komersial dan tempat penyelenggaraan yang mengelilingi turnamen ini. Mitra strategis acara ini mencakup Piala Dunia Esports, perusahaan jasa perjalanan Cina Jinjiang International Group, platform e-commerce Jing Dong, merek kursi gaming AutoFull, dan merek perangkat keras ZOWIE. Xuperman berperan sebagai mitra pakaian resmi, sementara Red Bull menjadi mitra minuman fungsional.
Jinjiang International Group memberikan dukungan dalam akomodasi hotel, transportasi lokal, dan layanan pemesanan perjalanan. Acara ini juga menampilkan aktivasi merek offline, termasuk kunjungan dari beberapa pemain domestik dan internasional ke lokasi retail Xuperman di Shanghai untuk pengalaman bertema tenis meja.
Dampak dan Relevansi untuk Esports Asia
Dengan angka yang mengesankan, Hero Esports memposisikan ACL sebagai acara multi-judul yang dirancang untuk menghubungkan audiens esports Asia, tim, dan mitra komersial dengan ekosistem Piala Dunia Esports yang lebih luas. Perusahaan ini melihat acara ini sebagai bagian dari model yang lebih besar di sekitar “budaya, perdagangan, pariwisata, dan pameran” seputar esports langsung di Shanghai.
(LC/GN)
sumber : esportsadvocate.net
Leave a comment