Al Mubarak: Man City Masih Jauh dari Puncak
Ketua Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, menegaskan bahwa klubnya masih jauh dari puncak performa, menjawab berbagai keraguan yang muncul setelah kepergian Pep Guardiola.
Komentar ini disampaikan di tengah momen penting dalam sejarah klub, setelah Guardiola meninggalkan City setelah 10 tahun di Etihad Stadium. Pemain seperti Bernardo Silva dan John Stones juga akan meninggalkan klub sebagai agen bebas.
Enzo Maresca telah diidentifikasi sebagai pengganti Guardiola, meskipun pembicaraan kompensasi dengan Chelsea masih menyulitkan pengumuman resmi.
Bagaimana pembicaraan kompensasi Enzo Maresca dengan Chelsea mempengaruhi pengumuman Man City?
Transformasi Sejak 2008
Dalam wawancara akhir musim dengan tim media internal klub, Al Mubarak menjelaskan bahwa transisi saat ini merupakan bagian dari perjalanan yang dimulai pada tahun 2008. Dia percaya bahwa budaya kemenangan City akan bertahan meskipun manajer atau pemainnya berganti.
“Kami masih jauh dari puncak. Ini adalah klub yang didesain untuk menang. Kami terbiasa dengan kemenangan karena itu sudah menjadi DNA kami,” ungkap Al Mubarak.
Dia menggambarkan perjalanan klub dari saat Roberto Mancini membawa gelar Premier League pertama, diikuti oleh sukses di bawah Manuel Pellegrini, dan puncaknya saat Guardiola mengambil alih. “Kepemimpinan Pep telah membawa kami ke level yang lebih tinggi, dan kami sangat berterima kasih atas apa yang telah dia bangun,” tambahnya.
Chelsea dan Man City terlibat dalam pembicaraan mengenai Enzo Maresca.
Kemajuan Generasi Pemain
Al Mubarak juga menyoroti generasi pemain yang telah membentuk wajah City dari waktu ke waktu. Dia mengingat tim-tim bersejarah, mulai dari Sergio Aguero, Yaya Toure, David Silva, sampai calon bintang saat ini seperti Erling Haaland dan Rayan Cherki.
“Perjuangan untuk menang tidak mudah; itu membutuhkan kerja keras dari seluruh tim. Setiap generasi tim yang kami bentuk selama 18 tahun ini punya keistimewaan masing-masing. Kami tetap fokus menjaga mindset kemenangan,” jelasnya.
Enzo Maresca dan Pep Guardiola berkomunikasi mengenai skuad Manchester City.
Pandangan ke Depan
Pernyataan Al Mubarak membawa berat dalam konteks kritik yang muncul seputar kemampuan City untuk mempertahankan dominasi mereka di saat transisi besar ini. Kepergian Guardiola dan beberapa pemain kunci, serta ketidakpastian kontrak Rodri dan Josko Gvardiol, menambah skeptisisme di kalangan pengamat.
Namun, Al Mubarak merujuk pada sejarah klub. Selama 18 tahun, City telah meraih enam gelar Premier League, satu UEFA Champions League, dan satu double domestik, semuanya dibangun di atas fondasi struktur, investasi, dan keyakinan bahwa Manchester City dirancang untuk menang.
(LC/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment