Home Basket NBA Wembanyama: “Saya buang kesempatan, saya salah!”
NBA

Wembanyama: “Saya buang kesempatan, saya salah!”

Share
Share

Wembanyama Hadapi Momen Sulit di Game 2 Final NBA

Jalannya Pertandingan

SAN ANTONIO — 30 detik terakhir di Game 2 menjadi momen yang cukup berat bagi Victor Wembanyama, bintang muda San Antonio Spurs. Ia melakukan dua kali tembakan gagal dan satu turnover yang berpotensi merugikan.

Turnover itu mungkin menjadi yang paling berpengaruh. Dengan skor imbang 104-104 dan tinggal sekitar 12 detik tersisa, Jalen Brunson, guard New York Knicks, gagal memasukkan tembakan. Wembanyama berhasil mengambil rebound dan berusaha membawa bola ke depan, kemudian melemparkan umpan kepada rekannya, Stephon Castle, yang saat itu membelakangi bola.

Umpan Wembanyama justru mengenai punggung Castle, dan Brunson berhasil merebut bola tersebut sebelum membuat pelanggaran terhadap Wemby.

“Saya melihatnya saat ia mendapatkan rebound,” kata Castle. “Saya langsung berlari untuk memberinya ruang agar bisa menggiring bola. Saya tidak melihat ia melempar bola kepada saya.”

Brunson berhasil mencetak satu dari dua tembakan bebas, membawa Knicks meraih kemenangan 105-104 dan memimpin 2-0 di Final NBA 2026.

Statistik Wembanyama

Wembanyama mengungkapkan, “Itu yang paling menyebalkan, melakukan kesalahan setelah bekerja keras.” Meskipun performanya di awal pertandingan kurang maksimal, mencetak hanya 7 poin di paruh pertama, ia berhasil bangkit dengan 10 poin di kuarter terakhir dan menutup laga dengan total 29 poin (11 dari 21 tembakan), 9 rebound, dan 4 block. Ia menjadi skenario untuk De’Aaron Fox di momen krusial, meski tembakan 20-poinnya juga gagal masuk.

“Tentu saya menyukai tembakan itu,” ungkap Wembanyama. “Di saat-saat seperti ini, kita perlu mencetak poin. Hasil lebih penting daripada proses di momen krusial.”

Reaksi Pemain

Wembanyama merasa “kabur” saat menjalani tiga kepemilikan terakhir. Ia menyadari perlunya lebih banyak ketenangan dan kontrol dalam permainan. “Kami harus berhenti terjebak dalam posisi sulit,” ujarnya, menyoroti tema konsistensi yang telah menjadi tantangan untuk Spurs sepanjang playoff.

Baca juga:  Curry bawa Warriors kalahkan Timberwolves 111-85, Minnesota alami kekalahan kelima berturut-turut.

Konteks dan Dampak

Ini adalah pengalaman playoff pertama bagi Wembanyama. Terlepas dari hasil akhir, pencapaiannya melangkah hingga final adalah hal luar biasa bagi pemain berusia 22 tahun ini. Ia mengakui, “Saya rasa saya bisa lebih baik dalam pulih dari euforia kemenangan di semifinal konferensi.”

Spurs kini menghadapi tantangan berat, dengan sejarah mencatat bahwa tim yang tertinggal 2-0 di final hanya berhasil bangkit sebanyak lima kali dari 37 kesempatan, dan tidak ada yang pernah melakukannya setelah kalah dua kali di kandang sendiri.

Merenungkan akhir laga yang sulit, Wembanyama menyatakan, “Apakah saya akan menyesalinya? Ya, tentu saja. Namun, saya akan menjadikannya motivasi untuk kami di pertandingan berikutnya.”

(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Mantan rekan LeBron: Spurs tiru strategi Curry untuk kalahkan Brunson.

Mantan rekan LeBron mengungkapkan bahwa Spurs berusaha meniru strategi sukses dari Curry...

Nike luncurkan iklan ‘Rip The Script’ Piala Dunia dengan Mbappé dan LeBron!

Nike meluncurkan iklan 'Rip The Script' Piala Dunia yang menampilkan bintang sepak...

Bintang Thunder Yakinkan Dirinya Bisa Padu Perbedaan di Game 7 Melawan Spurs

Bintang Thunder percaya diri menghadapi Spurs di Game 7, yakin mampu menyatukan...

Knicks mengamuk di San Antonio, bawa keunggulan NBA Finals pulang!

Knicks menunjukkan performa gemilang saat mengalahkan San Antonio, membawa pulang keunggulan di...