Warriors Harus Hati-hati dalam Negosiasi Kontrak Brandin Podziemski
Golden State Warriors memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak Brandin Podziemski sebelum dimulainya musim reguler 2026-27. Namun, mereka berisiko menghadapi masalah serius setelah pensiunnya Stephen Curry jika terlalu mengeluarkan banyak uang untuk Podziemski. Saat ini, Podziemski ingin menjadi wajah tim ketika Curry dan Draymond Green pensiun. Warriors menghargai pemain muda ini, tetapi setiap pengeluaran menjadi penting dalam era apron kedua.
Performa Musim Ini
Podziemski, yang memiliki tinggi 6’4”, terus menunjukkan peningkatan. Dia mencatatkan rata-rata 13.8 poin, 5.1 rebound, 3.7 assist, dan 1.1 steal per 28.5 menit bermain musim ini. Dengan persentase tembakan 45.5% dan 37.1% dari garis lemparan bebas, Podziemski memiliki rating sedikit di atas rata-rata pemain liga berdasarkan win shares per 48 menit. Angka-angka ini menunjukkan bahwa dia lebih cocok sebagai pemain cadangan dibandingkan bintang utama.
Permintaan Kontrak yang Tinggi
Kemungkinan besar, Podziemski akan meminta kontrak yang substansial. Dia mendapatkan $16.2 juta di kontrak rookie, tetapi nilai pasar yang pantas untuknya jauh lebih tinggi. Prediksi kontraknya berkisar di angka $20 juta per tahun, yang merupakan angka yang cukup besar untuk seorang pemain cadangan. Meskipun memiliki permainan yang versatile, Warriors sebaiknya tidak terburu-buru dalam mengamankan kontraknya.
Pengaruh CBA Terhadap Strategi Tim
Perubahan dalam Collective Bargaining Agreement (CBA) NBA mengubah cara tim membangun roster, terutama bagi mereka yang menghabiskan lebih dari apron pajak kedua. Warriors merupakan salah satu tim yang memicu munculnya aturan ini. Dulu, tim bisa mengambil kontrak buruk atau membayar terlalu mahal untuk pemain peran, tetapi sekarang hal tersebut bisa mengancam peluang kontender dan memaksa manajemen untuk merombak roster.
Dinilai dari prediksi Spotrac, Podziemski mungkin akan mendapatkan kontrak empat tahun senilai $64 juta. Angka ini sejalan dengan level permainan yang ditampilkannya saat ini. Meskipun Podziemski mungkin menginginkan lebih, Warriors harus tegas dalam menawarkannya di zona yang realistis.
Pengalaman Masa Lalu
Warriors pernah mengalami situasi serupa sebelumnya. Mereka memberikan kontrak besar kepada Jordan Poole, senilai $128 juta, hanya untuk menukarnya sebelum kontrak tersebut mulai berlaku. Berbeda dengan Jonathan Kuminga, yang akhirnya mengambil kontrak dua tahun senilai $46.8 juta sebelum diperdagangkan di tengah musim. Kedua pengalaman ini memberikan pelajaran berharga bagi Warriors.
Situasi Pemain Kunci
Stephen Curry kini berusia 38 tahun dan memasuki tahun terakhir kontraknya. Meskipun masih menunjukkan performa elit, masa depannya di lapangan tetap menjadi pertanyaan. Draymond Green yang berusia 36 tahun juga dalam situasi serupa. Jika Warriors memperpanjang Podziemski selama lima tahun, dia akan memiliki kontrak berjalan ketika para bintang saat ini sudah pensiun.
Dampak terhadap Tim ke Depan
Warriors tidak ingin memulai era pasca-Curry dengan beban kontrak besar yang mengikat anggaran mereka. Mempertahankan Podziemski di kisaran mid-level selama empat tahun menjadi strategi yang bijak. Jika mereka membayar antara $20 juta hingga $25 juta, dampaknya bisa berujung pada penyesalan. Penting bagi tim untuk menghindari perpanjangan kontrak yang merugikan di masa depan.
Dengan demikian, Warriors perlu cermat dalam negosiasi kontrak Podziemski untuk memastikan kelangsungan tim yang sehat setelah era Curry.
(BA/GN)
sumber : bluemanhoop.com
Leave a comment