Aturan Baru Wasit Premier League: Pelanggaran Rambut Dikenakan Kartu Kuning
Pada musim 2026-27, wasit Premier League akan dapat memberikan kartu kuning kepada pemain yang melakukan tarikan rambut, menyusul diperkenalkannya pedoman baru. Ini merupakan perubahan signifikan, karena sebelumnya tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran berat yang berujung kartu merah sejak awal musim 2025-26.
Pemberian Kartu Kuning dan Merah
Pada musim lalu, terdapat tiga pemain yang dikeluarkan dari lapangan karena tarikan rambut. Dengan pedoman yang baru, tarikan rambut “tanpa kekuatan ekstrim dan/atau kekerasan” akan dikenakan kartu kuning. Namun, kartu merah tetap akan diberikan “ketika terdapat tindakan jelas dan sengaja untuk menarik rambut lawan dengan kekuatan ekstrim dan/atau kekerasan.”
Penekanan pada Pelanggaran Lainnya
Perubahan ini merupakan bagian dari beberapa arahan baru yang akan diterapkan oleh pejabat Premier League. Fokus yang lebih tinggi akan diberikan pada penalti terhadap pemain bertahan yang melakukan pelanggaran saat sudut dan tantangan terhadap penjaga gawang tanpa niat untuk bermain bola.
Premier League memperkenalkan pedoman baru untuk pelanggaran saat sudut.
Penjelasan dari Premier League
Pernyataan dari Premier League menyebutkan bahwa wasit akan lebih memperhatikan tindakan holding yang jelas dan berdampak, serta tindakan holding yang tidak ada tempatnya di lapangan sepak bola. Ini termasuk penalti bagi pemain bertahan yang hanya fokus pada lawan dan melakukan tindakan holding yang berdampak pada kemampuan penyerang dalam bermain atau menantang bola.
Selain itu, tantangan terhadap penjaga gawang akan dikenakan penalti jika seorang pemain penyerang membuat kontak tanpa niat untuk bermain bola, yang mempengaruhi kemampuan penjaga gawang untuk beraksi.
Peningkatan Sistem VAR
Kebijakan “less is more” akan terus berlanjut untuk keputusan handball, sedangkan tindakan mencoba menipu pejabat pertandingan akan ditangani dengan tegas. Pada musim 2026-27, wasit Premier League akan mempertahankan ambang tinggi untuk penalti pelanggaran dan intervensi VAR, yang berarti keputusan di lapangan akan tetap berlaku kecuali ada bukti jelas yang menunjukkan kesalahan.
Peningkatan efisiensi VAR juga diharapkan terjadi, termasuk penggunaan teknologi offside semi-otomatis untuk mengurangi waktu jeda. Akan ada fokus pada pengalaman VAR di stadion serta langkah-langkah tegas untuk mengurangi waktu yang terbuang dan taktik yang mengganggu.
Perubahan pada Aturan Permainan
Beberapa amandemen pada aturan permainan juga akan diperkenalkan. Pemain yang menerima perawatan cedera atau penilaian di lapangan sekarang harus keluar minimal satu menit, meningkat dari batas waktu sebelumnya yang hanya 30 detik. Akan ada hitungan mundur lima detik dan pengembalian balasan untuk throw-in dan kick-off yang tertunda, serta batas waktu sepuluh detik bagi pemain yang digantikan. Jika batas waktu ini dilanggar, pemain pengganti tidak boleh masuk hingga hentian permainan berikutnya setelah satu menit berlalu.
Peninjauan VAR juga akan diperbolehkan untuk kartu kuning kedua yang berujung kartu merah, meskipun peninjauan tidak akan dilakukan untuk kemungkinan kartu kuning kedua itu sendiri.
Dampak Penyesuaian Aturan
Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan permainan di Premier League akan menjadi lebih adil dan teratur. Tak hanya itu, pemain serta tim diharapkan dapat beradaptasi dengan rutinitas baru ini dalam menjalani kompetisi yang semakin ketat.
(PL/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment