McLaren Ajukan Banding atas Keputusan Curang di Monaco
McLaren telah resmi mengajukan banding terhadap keputusan yang membatalkan hukuman kecepatan pit-lane yang diterima oleh pembalap Alpine, Pierre Gasly, di Grand Prix Monaco.
Keputusan dan Dampaknya
Alpine berhasil memperoleh hak untuk mengajukan banding terhadap hukuman tersebut, yang membuat Gasly kini kembali ditempatkan di posisi ketiga setelah sebelumnya diturunkan ke posisi ketujuh.
Dalam audiensi yang dilakukan oleh badan pengatur, FIA, terungkap bahwa batas kecepatan pit-lane telah dihitung secara keliru di Monaco.
Pernyataan McLaren
McLaren mengeluarkan pernyataan yang menegaskan, “Kasus ini menimbulkan pertanyaan penting mengenai keadilan dalam olahraga, konsistensi regulasi, dan integritas kompetisi.”
Dalam pernyataan tersebut juga dijelaskan, “Selama akhir pekan Grand Prix Monaco – dan di setiap acara – semua tim beroperasi sesuai dengan regulasi dan praktik standar yang ditetapkan mengenai batas kecepatan di pit-lane yang diterapkan saat itu.”
“Para kompetitor telah menyesuaikan prosedur mereka dan, jika diperlukan, menerima dan menjalani hukuman yang dikenakan berdasarkan regulasi tersebut.”
“Pandangan kami, penghapusan hukuman ini menciptakan situasi di mana beberapa kompetitor dirugikan karena mereka telah bertindak sesuai dengan aturan dan keputusan Steward. Hasil seperti ini berisiko menciptakan ketidakadilan dalam olahraga dan merusak kepercayaan terhadap penerapan konsisten regulasi olahraga FIFA.”
Pendapat dan Konsekuensi
Audiensi Gasly berputar pada bukti bahwa para pembalap dapat mempertimbangkan rute yang lebih pendek saat melintasi pit-lane dibandingkan dengan yang digunakan F1 dan FIA untuk mengukur batas kecepatan. McLaren sendiri, melalui pembalapnya Oscar Piastri, termasuk salah satu dari empat pembalap yang juga menerima hukuman kecepatan pit-lane, yang berujung pada kehilangan posisi.
Piastri terdegradasi dari posisi keempat menjadi kelima menyusul penghapusan hukuman Gasly.
Dengan mengajukan pemberitahuan banding kepada Pengadilan Banding FIA, McLaren membawa kasus ini ke otoritas hukum tertinggi dari badan pengatur.
Dampak yang Diharapkan
Keputusan ini dapat memiliki implikasi besar bagi ke depannya, baik untuk tim maupun pembalap. Dalam konteks persaingan di F1, upaya McLaren untuk mempertahankan prinsip keadilan dan konsistensi dalam penerapan regulasi menjadi sorotan penting bagi semua tim yang berkompetisi.
(SA/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment