Haas Berikan Kesempatan Uji Coba kepada Leonardo Fornaroli
Tim F1 Haas memberikan kesempatan kepada Leonardo Fornaroli, pembalap cadangan McLaren sekaligus juara Formula 2, untuk melakukan uji coba selama dua hari dengan mobil F1 2025 di Jerez.
Debut yang Mengesankan
Fornaroli telah melakukan debut FP1 dengan McLaren di Barcelona dan mencatatkan catatan waktu tercepat di antara tujuh pembalap yang menggantikan posisi pada sesi tersebut. Ia sebelumnya juga telah menjalani Testing of Previous Cars (TPC) bersama McLaren di Barcelona, Silverstone, dan Austin.
Program TPC Haas
Dalam pengumumannya, Haas menyatakan telah “menawarkan kesempatan” kepada Fornaroli untuk mengikuti dua hari uji coba dengan mobil 2025-nya, di mana ia akan ditemani oleh pembalap cadangan Haas, Ryo Hirakawa. Program TPC ini merupakan upaya Haas untuk “menguji dan menilai pembalap”.
Program TPC dimulai Haas tahun lalu dengan bantuan mitra teknis Toyota. Beberapa nama terkenal, termasuk mantan pembalap F1 Kamui Kobayashi dan Kazuki Nakajima, serta juara Super Formula Sho Tsuboi dan Ritomo Miyata, telah menjadi bagian dari program ini. Tak ketinggalan, Haas juga memberikan kesempatan uji coba terakhir kepada Romain Grosjean sebelum ia meninggalkan F1.
Kondisi Tim Haas
Haas merupakan salah satu dari dua tim yang belum melaksanakan satu pun dari empat sesi latihan pembalap pemula yang diwajibkan musim ini, bersama tim Alpine.
Pencapaian Fornaroli
Fornaroli berhasil meraih gelar juara F3 dan F2 secara beruntun pada tahun 2024 dan 2025 sebelum bergabung dengan McLaren sebagai pembalap cadangan tahun ini.
Pujian untuk Fornaroli
Andrea Stella, kepala tim McLaren, memberikan pujian terhadap Fornaroli setelah debutnya di FP1 di Barcelona. Dalam sesi tersebut, waktu tercepatnya hanya tertinggal 0,650 detik dari Oscar Piastri. Stella mengatakan, “Ini adalah kesempatan yang sangat pantas. Kami telah bekerja sama dengan Leonardo selama beberapa bulan dan sangat menghargai sikapnya sebagai pembalap yang profesional.”
Stella menambahkan, “Dia adalah sosok yang menarik; terlihat pendiam, namun sangat proaktif dalam berinteraksi dengan insinyur. Dia selalu membawa buku catatan dan mencatat setiap ide yang muncul.”
Reaksi Terhadap Penampilannya
Selama sesi FP1, Fornaroli ditugasi melakukan tugas tertentu terkait pengukuran perilaku sayap depan mobil. Meski menemui kesulitan dalam mempertahankan kecepatan konstan di tengah lalu lintas, ia melakukannya dengan profesional dan presisi yang tinggi. Di akhir sesi, ketika diuji dengan beberapa set ban, Fornaroli menunjukkan kecepatan yang menjanjikan, meskipun ia perlu beradaptasi lebih lanjut dengan power unit yang digunakan.
Dampak untuk Masa Depan
Kesempatan untuk mengikuti uji coba dengan mobil baru ini menjadi langkah penting bagi Fornaroli dan bisa menjadi sinyal positif untuk kariernya di Formula 1. Dengan prestasi dan sikapnya yang profesional, ia diperkirakan akan menjadi aset berharga bagi olahraga ini di masa mendatang.
(SA/GN)
sumber : www.the-race.com
Leave a comment