Pico Lopes Ubah Karier dengan Tawaran dari Cape Verde
Yunus Kaymaz
16 Juni 2026•Update: 16 Juni 2026
Pemain bertahan Cape Verde, Pico Lopes, menyatakan bahwa pesan di LinkedIn yang awalnya dianggapnya sebagai spam telah mengubah arah kariernya dan membawanya ke Piala Dunia FIFA 2026. Pemain berusia 33 tahun yang bermain untuk Shamrock Rovers ini tumbuh di Irlandia dan tidak merespons pesan dalam bahasa Portugis yang mengundangnya untuk bergabung dengan tim nasional Cape Verde karena tidak memahami bahasanya.
Setelah sembilan bulan, pesan yang sama muncul dalam bahasa Inggris, dan Lopes menyadari bahwa ia diundang untuk mewakili negara kepulauan Afrika tersebut. Ia segera menerima tawaran tersebut dan melakukan debut internasionalnya dalam pertandingan persahabatan melawan Togo di Marseille pada tahun 2019.
Perjalanan Karier dan Keluarga
Keluarga Lopes berpindah-pindah antar negara Eropa setelah ayahnya meninggalkan Cape Verde pada usia 16 tahun, akhirnya menetap di Irlandia tempat ia dibesarkan. Sebelum menandatangani kontrak profesional dengan Shamrock Rovers, Lopes bekerja di bank sambil mengejar karier sepak bolanya.
Kualifikasi Piala Dunia 2026
Mengenang kualifikasi Cape Verde untuk Piala Dunia 2026, Lopes mengatakan bahwa kemenangan timnya atas Kamerun dalam babak kualifikasi menjadi titik balik penting. “Tujuan awal kami adalah mencapai Piala Afrika. Mencapai perempat final pada tahun 2021 memberi kami kepercayaan diri,” jelas Lopes.
Ia menambahkan, “Saat melihat grup kami untuk kualifikasi Piala Dunia 2026, kami berkata, ‘Mengapa tidak?’ Kemenangan melawan Kamerun di kandang menjadi titik balik kami.”
Cape Verde akhirnya memastikan kualifikasi dengan mengalahkan Eswatini di depan pendukung sendiri dalam pertandingan terakhir kampanye. Lopes mengenang hari itu sebagai hari yang tak terlupakan, berkat pencapaian bersejarah tersebut.
Momen Bersejarah dan Ambisi Tim
Keberhasilan ini bertepatan dengan sejumlah tonggak penting dalam hidupnya, termasuk kelahiran putranya, Diego, yang terjadi empat hari setelah momen bersejarah tersebut, serta keberhasilan meraih gelar liga dan piala bersama Shamrock Rovers. “Ini adalah bulan yang paling tak terlupakan dalam hidup saya,” ujarnya.
Gabung ke Piala Dunia, Cape Verde membuka pertandingan dengan hasil imbang 0-0 melawan Spanyol dan kini berada di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi. Lopes mengungkapkan ambisi timnya untuk melanjutkan ke babak selanjutnya meskipun menghadapi lawan yang sulit. “Anda harus percaya. Sepak bola tidak selalu menghormati prediksi; selalu ada kejutan. Ini adalah saat ketika mimpi menjadi kenyataan,” tutupnya.
(WC/GN)
sumber : www.aa.com.tr
Leave a comment