Home Sepakbola Inggris Premier League Hull City Berisiko Dikenai Pengurangan Poin di Premier League!
Premier League

Hull City Berisiko Dikenai Pengurangan Poin di Premier League!

Share
Share

Deductions and Financial Regulations in Football

Dalam konteks pengelolaan keuangan klub sepak bola, kini terdapat aturan baru mengenai pengurangan poin yang didasarkan pada tingkat pengeluaran yang melebihi batas. Aturan ini diterapkan dalam Financial Fair Play (FFP) yang ditetapkan oleh Premier League.

Aturan Pengurangan Poin

Jika sebuah klub melebihi batas pengeluaran sebesar £39 juta, maka akan dikenakan pengurangan poin. Pengurangan ini dimulai dari:

  • Tiga poin untuk pengeluaran di bawah £2 juta.
  • Empat poin untuk pengeluaran antara £2 juta hingga £4 juta.
  • Lima poin untuk pengeluaran antara £4 juta hingga £6 juta.
  • Enam poin untuk pengeluaran antara £6 juta hingga £8 juta.

Klub dapat mengajukan pengembalian satu atau dua poin jika laporan keuangan menunjukkan tren positif, tetapi hal ini tampaknya tidak akan berlaku bagi Hull City.

Konteks Kasus Hull City

Hull berpendapat bahwa pengeluaran ini bukan disebabkan oleh overspending operasional yang biasa, melainkan akibat bonus promosi yang diterima. Namun, argumen ini mungkin tidak cukup kuat, seperti yang dialami oleh Nottingham Forest pada tahun 2024, yang dikenakan pengurangan empat poin karena dianggap menguntungkan secara olahraga dari pembayaran kepada pemain.

Preseden Leicester City

Leicester City menjadi contoh bagi Hull untuk menghadapi pengurangan poin di liga utama. Pada tahun 2024, Leicester berhasil menghindari sanksi dengan alasan bahwa Premier League tidak memiliki kewenangan. Namun, langkah ini memicu perubahan aturan, sehingga kedua kompetisi saling memasukkan klausul timbal balik dalam regulasi mereka.

Kerja Sama Antarleagues

Kerja sama antar liga ini diperlihatkan pada bulan Februari lalu, ketika Premier League mengambil tindakan terhadap Leicester terkait overspending hingga musim 2024-25. EFL setuju untuk menerapkan penalti enam poin di Championship, yang akhirnya menyebabkan Leicester terdegradasi.

Baca juga:  Statistik Kunci Pertandingan Premier League yang Perlu Kamu Tahu!

Perubahan Sistem Pengaturan

Mulai 1 Juli, sistem Financial Sustainability yang dikenal dengan nama Squad Cost Ratio (SCR) akan menggantikan PSR. Berbeda dengan penilaian kerugian dalam periode tiga tahun, SCR memungkinkan klub untuk mengeluarkan 85% dari pendapatan yang mereka hasilkan untuk belanja skuad, dan akan dievaluasi setiap tahun.

Dampak pada Klub

Perubahan aturan ini diharapkan dapat menciptakan pengelolaan keuangan yang lebih baik di kalangan klub-klub sepak bola. Namun, bagi klub seperti Hull City, masalah overspending ini menjadi tantangan yang harus mereka hadapi dalam upaya untuk tetap bersaing di liga.

(PL/GN)
sumber : www.bbc.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Premier League Primary Stars bantu Jay tingkatkan rasa percaya diri dan kehadiran.

Premier League Primary Stars membantu Jay meningkatkan rasa percaya diri dan kehadirannya...

Siapa saja pemain Kroasia yang bikin 5+ gol di Premier League?

Pemain Kroasia yang mencuri perhatian di Premier League sontak mencetak lebih dari...

Barcelona Hadapi Persaingan dari Premier League dan Serie A untuk Bintang La Liga!

Barcelona kini harus menghadapi persaingan ketat dari klub-klub Premier League dan Serie...

Semua yang Perlu Kamu Tahu tentang Rilis Jadwal 2026/27!

Persiapkan diri untuk musim 2026/27! Temukan segala informasi penting tentang rilis jadwal,...