Momen Bersejarah: Cavaliers Menjadi Juara NBA 2016
Sepuluh tahun yang lalu, pada 19 Juni, Cleveland Cavaliers sukses meraih gelar NBA pertama mereka setelah mengalahkan Golden State Warriors dalam Game 7 Final NBA 2016, sekaligus mengakhiri kekeringan juara Cleveland selama 52 tahun di olahraga utama.
Moment-Moment Terbaik dari Musim Itu
1. Blok LeBron James atas Andre Iguodala
Dengan tersisa 1:55 di kuarter keempat Game 7, kedudukan imbang 89-89. Kyrie Irving gagal memasukkan floater, dan Andre Iguodala dari Warriors mengamankan rebound. Iguodala mengoper bola kepada Steph Curry yang berada dalam posisi baik. Satu-satunya defender Cavaliers di ring adalah J.R. Smith, dan semua orang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
“Iguodala ke Curry, kembali ke Iguodala, layup! Oh! Diblok oleh James!” teriak Mike Breen dari ESPN.
LeBron berhasil meluncur dari belakang dan memblok layup Iguodala, memberikan kesempatan bagi Smith untuk mengambil rebound. Jika LeBron tidak melakukan blok tersebut, Warriors bisa jadi memimpin dengan dua poin dan momentum pertandingan akan berpihak kepada mereka.
2. Tembakan Kyrie Irving
Tembakan Irving sangat krusial. Cavaliers keluar dari timeout dengan waktu 1:09 tersisa, dalam keadaan imbang 89. LeBron mengoper bola kepada Irving, yang kemudian bergerak ke sayap kanan dengan Thompson yang menjaganya. J.R. Smith datang untuk melakukan screen pada Thompson, sehingga Curry beralih menjaga Irving. Irving kemudian menggiring bola dengan lincah, melakukan dribble escape, dan meluncurkan tembakan 3-pointer yang memastikan kemenangan bagi Cavaliers.
Tembakan 3-pointer Kyrie memberikan Cavaliers keunggulan tiga poin dan secara efektif mengunci kemenangan, karena Warriors tidak mencetak poin setelah mencapai 89.
3. Kebangkitan Cavaliers dari Tertinggal 3-1
Tentu, tidak ada yang mudah bagi tim Cleveland, termasuk saat mereka meraih gelar juara. Cavaliers terpuruk 3-1 dari Warriors dan harus memenangkan tiga pertandingan berturut-turut untuk merebut gelar.
Tidak ada tim dalam sejarah NBA yang berhasil bangkit dari ketertinggalan 3-1 untuk memenangkan Final, dan Cavaliers menjadi tim pertama yang melakukannya. Mereka berhasil meraih kemenangan di Bay Area, dua kali mengalahkan Warriors di Game 5 dan 7, dan memenangkan Game 6 di kandang sendiri.
4. Pemecatan David Blatt
Salah satu hal yang sering diabaikan tentang musim 2016 adalah bahwa Ty Lue bukanlah pelatih kepala di awal tahun. David Blatt menjalani musim kedua di Cavaliers, namun ia dipecat di akhir Januari meski Cleveland memiliki rekor terbaik di Wilayah Timur pada saat itu.
Cleveland kemudian mengangkat Lue dari asisten menjadi pelatih kepala, yang menjadi alasan utama keberhasilan Cavaliers meraih titel pada tahun tersebut.
Kemenangan ini tidak hanya menciptakan sejarah bagi Cavaliers, tetapi juga memberikan dampak besar bagi kota Cleveland, yang selama ini mengalami masa sulit dalam meraih gelar juara di berbagai olahraga utama. Peristiwa tersebut dikenal sebagai salah satu comeback paling dramatis dalam sejarah NBA.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment