Home Sepakbola Inggris Premier League Inggris ingin tampil di Piala Dunia seperti di Premier League!
Premier League

Inggris ingin tampil di Piala Dunia seperti di Premier League!

Share
Share

Persiapan Inggris Hadapi Pembangkit Suasana Piala Dunia

Pengaturan Lokasi Latihan

Saat memilih lokasi latihan untuk Piala Dunia kali ini, Inggris menggambar garis lintang di peta Amerika Serikat. Mereka sadar bahwa suhu di selatan garis tersebut akan terlalu tinggi untuk sesi latihan harian, mengingat Piala Dunia ini diprediksi sebagai yang terpanas sejak 1994. Namun, mereka juga tidak ingin memilih lokasi terlalu jauh ke utara. Diperlukan tempat yang cukup hangat untuk membantu proses aklimatisasi para pemain.

Persiapan di Florida

Isu mengenai suhu udara telah menjadi fokus utama dalam persiapan Inggris menjelang Piala Dunia. Thomas Tuchel, pelatih tim, sebelumnya telah menghadiri Piala Dunia Antar Klub di sini dan mencari tahu apa yang diperlukan bagi tim Eropa untuk meraih kemenangan. Asisten pelatihnya, Anthony Barry, mengungkapkan konsep pengembangan “model permainan tahan panas” yang dapat diterapkan di Amerika Utara. Oleh karena itu, Inggris langsung terbang ke Florida untuk membiasakan pemain dengan kondisi panas dan lembap.

Perfoma Pertandingan Perdana

Inggris membuka laga perdana mereka di Dallas dengan menampilkan permainan yang menunjukkan intensitas alami mereka. Pada babak kedua melawan Kroasia, mereka berhasil meningkatkan tempo permainan, mirip dengan aksi di Premier League, yang jarang terlihat dalam pertandingan internasional. Hal ini menjadi apa yang dijanjikan Tuchel untuk timnya, meskipun banyak yang meragukan gaya permainan yang akan mendominasi Piala Dunia kali ini.

Statistik Pertandingan

Pada akhir pertandingan, berdasarkan statistik FIFA, para pemain Inggris mencatatkan total jarak tempuh 117 km, dengan hanya delapan dari 47 tim lainnya yang berlari lebih jauh di babak pertama. Mereka juga menyelesaikan 6,6 km dalam apa yang disebut FIFA sebagai ‘sprint Zona 4’, antara 20-25 km/jam. Hanya empat tim—Prancis, Yordania, Brasil, dan Austria—yang mencatatkan statistik lebih tinggi. Ini adalah usaha fisik yang mengesankan, memungkinkan Inggris untuk mengambil kontrol atas permainan melawan Kroasia.

Baca juga:  Laporan Kinerja Fans Premier League Musim 2025-26: Siapa yang Unggul?

Kondisi Pertandingan

Perlu diingat bahwa pertandingan berlangsung di AT&T Stadium, di mana kondisi ditingkatkan dengan pendingin ruangan yang menjaga suhu sekitar 22°C. Mereka tidak sepenuhnya terpapar terik matahari Texas, yang mencapai sekitar 34°C. Namun, itu tidak berarti pertandingan berlangsung tanpa hambatan. Kelembapan di bawah atap cukup menguras tenaga, dan banyak pemain terlihat lelah secara fisik dan emosional setelah laga.

Komentar Pelatih dan Pemain

“Beberapa pemain mengalami kesulitan karena cuaca yang panas dan lembap, serta intensitas permainan yang tinggi,” ucap Tuchel setelah pertandingan. Ia menambahkan bahwa John Stones mengalami kram di kedua kakinya di akhir laga karena intensitas yang tinggi.

Tuchel juga mengamati statistik output fisik para pemain pasca-pertandingan dan merasa terkesan, terutama mengingat kondisi yang dihadapi. “Mereka benar-benar bekerja keras. Semua merasa lelah di ruang ganti, yang baik karena itu menandakan kami telah berusaha maksimal,” ujarnya.

Jadwal Pertandingan Berikutnya

Tantangan selanjutnya bagi Inggris adalah dua laga mendatang di Foxboro dan New Jersey melawan Ghana dan Panama. Melihat perkiraan cuaca, Foxboro diprediksi akan hangat (sekitar 24°C) dan lembap, sementara New Jersey kemungkinan akan lebih panas (27°C) dan juga lembap. Ini jadi keuntungan bagi Inggris, mengingat pengalaman mereka berlatih di Florida.

Performa Jelang Momen Krusial

Dengan Inggris berada di posisi unggul untuk memimpin grup, mereka siap melalui Atlanta, Mexico City, dan Miami di perempat final. Sementara Atlanta memiliki stadion berpendingin ruangan, Miami diprediksi akan menghadapi suhu yang lebih tinggi, dengan kelembapan yang menyengat.

Jordan Henderson, saat ditanya mengenai kemungkinan menekan permainan di suhu yang panas, menyatakan keyakinan untuk tetap bermain dengan intensitas tinggi. Ia juga menunjuk pada kemenangan 3-0 melawan Kosta Rika sebagai salah satu performa terbaik yang ditunjuknya sebelum turnamen.

Baca juga:  Pemain Top Premier League Siap Free Transfer Musim Panas Ini!

Kesimpulan

Tuchel kini berharap timnya dapat mempertahankan performa tersebut di pertandingan mendatang di Boston. Dengan segala persiapan dan pengalaman yang telah dibangun, Inggris bertujuan untuk terus menampilkan permainan terbaik mereka di pentas dunia.

(PL/GN)
sumber : www.nytimes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Cuaca bisa menghalangi tim Inggris bertanding di Premier League!

Cuaca buruk mengancam jalannya pertandingan tim Inggris di Premier League, dengan potensi...

Gary O’Neil bakal tinggalkan Strasbourg, resmi jadi pelatih Ipswich!

Gary O'Neil resmi meninggalkan Strasbourg untuk menjadi pelatih Ipswich, membuka babak baru...

Jadwal Lengkap Pertandingan Premier League Newcastle United 2026-27!

Dapatkan informasi terbaru tentang jadwal lengkap pertandingan Newcastle United di Premier League...

Legendaris Premier League puji bintang Bayern: ‘Dia satu-satunya pemain kelas dunia!’

Dalam sebuah pujian yang menggema, legenda Premier League menyebut bintang Bayern sebagai...