Tim Inggris Berlatih di Johnson County untuk Hadapi Cuaca Panas di Piala Dunia 2026
Ketersediaan cuaca panas yang wajar menjadi perhatian utama bagi tim Inggris menjelang Piala Dunia 2026. Dalam rangka beradaptasi dengan kondisi yang diprediksi akan menjadi yang terpanas sejak 1994, tim yang dilatih oleh Thomas Tuchel memilih Johnson County, Kansas, sebagai lokasi pelatihan. Wilayah ini memiliki suhu yang cukup hangat, tanpa terlalu dekat dengan kutub utara maupun khatulistiwa, sehingga menawarkan kondisi yang ideal untuk berlatih tanpa menyiksa para pemain.
Persiapan Tim Sebelum Piala Dunia
Sebelum merencanakan program untuk Piala Dunia, kapten Thomas Tuchel mendapatkan masukan dari asistennya, Anthony Barry. Keduanya merancang rencana pelatihan baru untuk menyesuaikan diri dengan cuaca ekstrem di AS. Para pemain juga disarankan untuk terbang lebih awal ke Florida, sebelum berpindah ke lokasi berkumpul untuk segera beradaptasi dengan cuaca setempat.
Jalannya Pertandingan Pertama
Dalam laga pembuka melawan Kroasia yang berlangsung di Dallas, Inggris meraih kemenangan meyakinkan. Penampilan tim ini mengingatkan pada gaya Premier League, terutama pada paruh kedua pertandingan. Harry Kane dan rekan-rekannya menunjukkan akselerasi tinggi dan terus-menerus melakukan tekanan kepada lawan, membuat Kroasia kehabisan napas. Mereka mencatatkan total jarak tempuh mencapai 117 km, dengan rata-rata kecepatan sprint yang menempatkan Inggris di urutan kelima setelah Prancis, Yordania, Brasil, dan Austria.

Kondisi Cuaca dan Tantangan Selanjutnya
Bermain di AT&T Stadium, Dallas, dengan suhu rata-rata 22-27 derajat Celsius (berkat pendingin ruangan), membantu pemain Inggris tidak berhadapan dengan suhu ekstrem hingga 34 derajat Celsius di luar stadion. Jika suhu tidak diturunkan hampir 10 derajat, baik Inggris maupun Kroasia tentu akan kesulitan. Meskipun Inggris berhasil meraih kemenangan, performa mereka mungkin tidak akan sebaik itu tanpa pengurangan suhu tersebut.
Tantangan selanjutnya adalah apakah tim Inggris dapat mempertahankan performa ini saat bertanding di Foxboro dan New Jersey melawan Ghana dan Panama. Kedua stadion tersebut tidak memiliki sistem pendingin ruangan seperti di Dallas. Foxboro mungkin menjadi lokasi yang lebih nyaman dengan perkiraan suhu sekitar 24 derajat Celsius dan kemungkinan hujan saat pertandingan berlangsung. Sebaliknya, di New Jersey, suhu diperkirakan mencapai 27 derajat Celsius dengan kemungkinan hujan.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Jika Inggris berhasil melaju di babak berikutnya, mereka akan bertanding di Atlanta, Mexico City, dan Miami. Stadion di Atlanta dilengkapi pendingin ruangan, namun Miami tidak. Suhu di Miami bisa mencapai 30 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi yang membuat atmosfer menjadi sangat tidak nyaman. Inggris akan melanjutkan pelatihan di Florida, tetapi ketika harus berpindah ke lokasi pertandingan, situasi bisa berbeda.

Pentingnya Kondisi Fisik
Thomas Tuchel menyoroti pentingnya kondisi fisik dalam pertandingan setelah kemenangan atas Kroasia. Ia memahami bahwa Piala Dunia ini akan menjadi pertarungan fisik yang sengit, dengan potensi maksimal delapan pertandingan untuk meraih gelar. Dengan banyaknya penerbangan dan pergeseran zona waktu dalam periode lima minggu ke depan, menjaga kebugaran pemain menjadi kunci.
Harapan Tuchel kini adalah Inggris dapat terus mempertahankan performa terbaik mereka dalam sisa pertandingan yang panjang maupun melelahkan ke depan, terutama saat menghadapi Ghana di Boston minggu depan.
(PL/GN)
sumber : news.laodong.vn
Leave a comment