Gary O’Neil Menuju Kursi Manajer Ipswich Town
Gary O’Neil berada di ambang penunjukan sebagai manajer Ipswich Town. Setelah kepergian Kieran McKenna yang mengambil jeda dari dunia sepak bola, manajemen Ipswich kini bergerak cepat untuk mengisi posisi tersebut.
Permasalahan di Lini dan Potensi Rekrutan
Dengan O’Neil yang diperkirakan akan diumumkan tak lama lagi, banyak yang penasaran dengan susunan tim seperti apa yang mungkin ia bawa ke Ipswich.
GK: Christian Walton
Kiper menjadi salah satu masalah utama Ipswich saat terakhir kali mereka berkompetisi di liga teratas, dengan pengeluaran hingga £15 juta untuk membawa Arijanet Muric, yang kemudian tersisih di tengah musim. Musim lalu, Christian Walton yang telah lama membela klub, menjadi pilihan di bawah mistar dan kemungkinan akan tetap bermain di posisi tersebut musim mendatang.
RB: Darnell Furlong
Kurangnya pengalaman menjadi tantangan di musim Premier League terakhir Ipswich. Penandatanganan Darnell Furlong tahun lalu dikenal sebagai upaya untuk masa depan. Usai bermain di liga tertinggi bersama West Brom pada musim 2020-21, Furlong menunjukkan performa bagus musim lalu dan memungkinkan dirinya untuk tetap menjadi bek kanan utama.
CB: Dara O’Shea
Kapten klub, Dara O’Shea, dipastikan akan mempertahankan tempatnya menyusul penampilan solidnya sepanjang kampanye promosi. O’Shea telah bergabung dengan Ipswich sebelum musim Premier League sebelumnya dan akan melanjutkan perannya untuk tim.
CB: CJ Egan-Riley
Meski O’Shea tampak kokoh, posisi bek tengah kedua jadi perdebatan. Ipswich menggunakan rotasi antara Cedric Kipre dan Jacob Greaves di musim lalu, namun fans berharap ada peningkatan di posisi ini. Klub telah terhubung dengan CJ Egan-Riley dari Marseille, yang tampaknya tidak mendapat tempat di tim Prancis tersebut.
LB: Leif Davis
Leif Davis, yang menjadi favorit penggemar, mengalami kesulitan selama kampanye Premier League pertamanya. Tercatat 18 assist di musim sebelumnya, namun ia tidak mampu menunjukkan performa yang sama dan kadang kurang dalam pertahanan. Namun, pengalaman berharga di liga bisa membantunya musim ini.
CM: Azor Matusiwa
Setelah kepergian kapten klub Sam Morsy musim lalu, Matusiwa berhasil menggantikannya dengan baik. Pemain asal Belanda ini berhasil meraih penghargaan pemain terbaik klub, namun tantangan menjadi lebih besar di Premier League. Ia diharapkan untuk lebih sering terlibat dalam pertahanan dibandingkan sebelumnya.
CM: Hayden Hackney
Rotasi di posisi gelandang sentral kedua terjadi musim lalu dengan Jack Taylor dan Marcelino Nunez. Habiskan musim sebelumnya dengan kinerja mengesankan, kekuatan di posisi ini menjadi prioritas untuk diperkuat. Hayden Hackney, yang sebelumnya diincar, mungkin menjadi opsi berharga bagi Ipswich, meski ia kini lebih dekat ke Everton.
RW: Bertrand Traore
Posisi kanan Ipswich menghadapi masalah musim lalu, dengan Jack Clarke dan Jaden Philogene lebih produktif di sisi kiri. Penandatanganan Sindre Walle Egeli berusia 19 tahun belum menunjukkan performa yang diharapkan. Untuk mendatangkan opsi yang siap berkompetisi di Premier League, Bertrand Traore bisa menjadi pilihan cerdas.
CAM: Ilan Kebbal
Kreativitas di lini tengah sangat dibutuhkan oleh tim yang baru dipromosikan, dan Ipswich diketahui mengincar Ilan Kebbal dari Paris FC. Dengan 13 gol dari 29 pertandingan Ligue 1, kebangkitan Kebbal di Premier League sangat dinantikan.
LW: Jaden Philogene
Kedua winger Ipswich menunjukkan performa baik, tetapi keduanya memiliki kemampuan yang lebih baik di sisi kiri. Philogene sangat bergantung pada keputusan tim dan harapannya akan meningkat dengan pengalaman di liga tertinggi.
ST: Etta Eyong
Menjelang persiapan mencari striker baru, Ipswich menyadari pentingnya posisi tersebut. Baik George Hirst maupun Ivan Azon tidak memberikan dampak signifikan musim lalu. Rumor menyebutkan Levante’s Karl Etta Eyong yang mungkin akan bergabung, mengingat persaingan dengan Everton.
Kesimpulan
Dengan O’Neil yang hampir dipastikan menjadi manajer baru, Ipswich Town berada pada titik penting untuk memperkuat skuad mereka sebelum menjalani kompetisi Premier League. Ini adalah saat yang kritis bagi klub untuk membangun kembali kekuatan tim mereka demi menghadapi tantangan yang lebih besar di depan.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment