Mike Tyson Akui Jamur Kaki Masih Menjadi “Lawan Terberatnya,” Siap Hadapi Floyd Mayweather
Mantan juara dunia kelas berat, Mike Tyson, mengakui bahwa kondisi jamur kaki yang dideritanya masih “membuatnya kewalahan.” Petinju berusia 59 tahun ini terus menanggung akibat dari keputusannya untuk tidak mengenakan kaus kaki saat bertanding di masa jayanya.
Jejak Karier Tanpa Kaus Kaki
Dijuluki “The Baddest Man on the Planet” sepanjang karier tinjunya yang ikonik, Tyson sengaja tidak memakai kaus kaki untuk membentuk citra tangguhnya. Keputusan ini, yang menurutnya adalah bagian dari karakter “hardcore” saat bertarung, kini meninggalkan konsekuensi jangka panjang bagi kesehatannya.
Saat tampil di “Jimmy Kimmel Live!” baru-baru ini untuk mempromosikan tur solonya, Tyson secara terbuka berbagi pengalaman tentang salah satu masalah kesehatan yang ia hadapi. Para penonton mendapatkan lebih dari yang mereka harapkan ketika Tyson mulai membahas isu jamur parah yang menyebabkan masalah akut pada kakinya.
Musuh Terberat “Iron Mike”
“Saya entah bagaimana menemukan bahwa saya menderita jamur kaki yang memburuk. Kondisinya sangat buruk. Dan itu masih sangat buruk hingga sekarang,” kata Tyson. Ia juga menambahkan bahwa jempol kakinya “terlihat seperti meledak” karena kondisi tersebut. Bahkan produk yang umum digunakan untuk mengatasi jamur kaki seperti Desenex pun diakuinya “tidak bisa membantunya.”
Ketika ditanya apakah kondisi jamur ini adalah “lawan terberat” sepanjang hidupnya, mengalahkan petinju legendaris seperti Lennox Lewis dan Evander Holyfield, “Iron Mike” setuju. “Ya, saya harus mengatakan demikian karena itu masih membuat saya kewalahan hingga saat ini,” tegasnya.
Kembali ke Ring: Tantangan Baru
Meski menghadapi masalah kesehatan, Tyson tampaknya masih memiliki ambisi untuk kembali ke ring. Pertarungan “comeback” anehnya melawan YouTuber-turned-boxer Jake Paul tahun lalu memang sukses secara komersial besar-besaran, namun bagi banyak pihak, itu hanya menjadi tontonan menyedihkan begitu bel berbunyi.
Namun, keinginan Tyson untuk mengenakan sarung tinju tetap membara. Pada bulan September, diumumkan bahwa ia akan menghadapi mantan raja kelas welter, Floyd Mayweather, dalam sebuah laga ekshibisi pada tahun 2026. Hingga saat ini, tanggal, lokasi, dan peraturan pertarungan tersebut masih belum diumumkan secara resmi.
Mengenai pertarungan yang akan datang ini, Tyson pernah berujar: “Pertarungan ini adalah sesuatu yang tidak pernah terpikir oleh dunia maupun saya bahwa itu akan atau bisa terjadi. Namun, tinju telah memasuki era baru yang tidak terduga dan pertarungan ini adalah yang paling tidak terduga.”
Keinginan “Iron Mike” untuk terus terlibat dalam dunia tinju, di tengah berbagai tantangan kesehatan pribadi, menunjukkan dedikasi tak tergoyahkan sang legenda terhadap olahraga yang membesarkan namanya. Publik tentu menantikan perkembangan lebih lanjut dari laga ekshibisi bersejarah melawan Mayweather.
(OL/GN)
sumber : www.the-express.com
Leave a comment