Pemahaman Brandon Ingram tentang Tidur dan Tugas di Raptors
CLEVELAND — Brandon Ingram memberikan insight menarik tentang salah satu topik favoritnya, yaitu tidur. Dalam wawancaranya dengan The Athletic sebelum sesi latihan pagi tim, Ingram menyatakan, “Saya tidur, saya tidak tidur siang.”
Pentingnya Tidur untuk Pemain NBA
Pemain NBA sering kali memiliki jadwal perjalanan yang padat, membuat tidur siang menjadi hal yang umum. Dengan banyaknya adrenalin di malam pertandingan dan perjalanan pagi yang panjang, mereka berusaha mendapatkan jam tidur tambahan. Ingram mengungkapkan bahwa ia biasanya hanya mendapatkan empat jam tidur di antara sesi latihan pagi dan pertandingan sore. Meskipun lebih dari setengah waktu tidur rata-rata orang dewasa, rutinitas ini tampaknya penting bagi Ingram, terutama di awal karir profesionalnya yang masih baru.
Performa Raptors yang Fluktuatif
Setelah kemenangan mengesankan yang dipimpin Scottie Barnes di Cleveland, Ingram telah ikut bermain dalam 12 pertandingan bersama Toronto Raptors, tim yang dibelinya di bulan Februari namun baru aktif di musim ini setelah pulih dari cedera pergelangan kaki. Meski Raptors kini mencatat rekor 7-5, performa starting lineup yang diisi pemain dengan gaji tinggi masih terbilang biasa saja. Dalam 106 menit, mereka hanya unggul satu poin dari lawan, dan statistik menunjukkan bahwa mereka kalah 17 poin dalam 190 menit saat empat pencetak gol teratas—Barnes, Ingram, Immanuel Quickley, dan RJ Barrett—bermain bersama.
Masalah Pertahanan yang Harus Diatasi
Dalam hal pertahanan, Ingram menganggap tidak ada yang perlu dikhawatirkan. “Saya pikir ini dapat diperbaiki dengan perhatian pada detail dan membawa intensitas yang sama dengan yang ditunjukkan Scottie,” ujarnya. Rekan satu tim Barrett menambahkan bahwa banyak dari mereka sudah memahami sistem yang diterapkan. Namun, ada keprihatinan mengenai ketahanan pertahanan, karena hanya Barnes yang tergolong penyadang pertahanan handal di posisinya.
Taktik Pelatih dan Harapan untuk Perbaikan
Pelatih Darko Rajaković baru-baru ini mencoba metode baru dengan menempatkan Jamal Shead bermain bersebelahan dengan Quickley. Kehadiran Shead, yang memiliki kecepatan lateral yang baik, memberi kesempatan bagi Quickley untuk fokus lebih pada serangan. Meski permainan ofensif Raptors telah menunjukkan kemajuan—mencatat 65,7 persen assist saat Ingram di lapangan—masih diperlukan perbaikan dalam bergerak tanpa bola saat Ingram bermain di midrange.
Kemampuan Ingram dan Perannya di Tim
Ingram telah membawa kemampuan mencetak gol yang sangat dibutuhkan Raptors. Ia mengaku terus beradaptasi dengan baik, meskipun terkadang kurang sinkron dengan ritme tim. “Saya pikir saya telah melakukan dengan baik dalam mendapatkan posisi untuk tembakan midrange, dan saya harus memberikan diri saya sedikit keleluasaan setelah setahun tidak bermain karena cedera,” ungkapnya.
Dampak Terhadap Tim dan Prospek ke Depan
Dengan Poeltl kini lebih sehat, Raptors mulai memanfaatkan kemampuannya untuk menyelesaikan permainan, alih-alih hanya sebagai penghubung passing. Jika Raptors berhasil masuk playoff, tantangan akan muncul saat tim harus menghadapi pertahanan ketat, di mana Ingram mungkin diharapkan untuk mengambil beban berat dalam mencetak poin. Meskipun ada tantangan-tantangan yang harus dihadapi, tim tampak menjalani proses perkembangan yang positif.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment