Home Olahraga Lainnya Kalahkan Bolt, diincar Man Utd: Ini posisi terbaikku!
Olahraga Lainnya

Kalahkan Bolt, diincar Man Utd: Ini posisi terbaikku!

Share
Kalahkan Bolt, diincar Man Utd: Ini posisi terbaikku!
Share

Manchester United Lirik Karim Adeyemi, Bakal Ada Injeksi Kecepatan di Old Trafford?

Manchester United dikabarkan tengah memantau ketat Karim Adeyemi, bintang muda Borussia Dortmund yang dikenal dengan kecepatannya yang luar biasa. Potensi kedatangan Adeyemi bisa memberikan suntikan kecepatan signifikan ke lini serang Setan Merah.

Pemain berusia 22 tahun ini bahkan sudah pernah mengungkapkan peran favoritnya di lapangan, sebuah deklarasi yang menunjukkan bagaimana ia bisa berkembang pesat di sepertiga akhir lapangan lawan. Masa depan Adeyemi di Dortmund sendiri masih diselimuti awan tanya, dengan beberapa laporan dari Jerman menyebut Ruben Amorim juga tertarik untuk mengamankan jasanya.

Profil dan Situasi Transfer Adeyemi

Pemain kelahiran Munich yang akan berusia 22 tahun ini (lahir 18 Januari 2002) telah menjadi salah satu prospek paling menjanjikan di Eropa dan sudah mengoleksi 11 caps untuk tim nasional Jerman. Tak heran jika Manchester United, bersama klub lain seperti Liverpool yang juga pernah dikaitkan dengannya, sangat ingin mendapatkan tanda tangannya.

Namun, penampilannya musim ini terbilang kurang memuaskan. Adeyemi belum mencetak gol atau memberikan assist sejak akhir September. Ia juga sempat terlibat perselisihan publik dengan pelatihnya, Niko Kovac, sebuah insiden yang menambah spekulasi tentang masa depannya.

Kecepatan Luar Biasa dan Peran Idealnya

Jika United berhasil mendatangkan Adeyemi, ia akan membawa ancaman serangan yang signifikan. Pemain sayap yang cepat ini tercatat mampu menempuh jarak 30 meter hanya dalam 3,6 detik, mengalahkan rekor Usain Bolt yang 3,78 detik. Ini menempatkannya di antara pemain tercepat di dunia sepak bola.

Ia juga menjadi pemain tercepat keempat dalam sejarah Bundesliga, mencatat kecepatan 36,64 km/jam (22,77mph) dalam kemenangan atas Freiburg pada musim 2022/2023, yang juga menghasilkan gol. Rekor tercepat di Bundesliga dipegang oleh Jean-Mattéo Bahoya dengan 37,16 km/jam (23,09mph) musim lalu.

Baca juga:  Eks juara UFC Whittaker ancang-ancang ke light heavyweight?

Dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports dua tahun lalu, Adeyemi mengungkapkan peran pilihannya setelah bermain sebagai striker dan pemain sayap sepanjang kariernya.

“Saya pikir saya bisa bermain di hampir semua posisi di lini serang,” katanya. “Tapi saat ini saya berpikir sebagai seorang winger.”

Adeyemi kemudian menjelaskan di mana ia paling unggul dalam situasi pertandingan:

“Saya pikir untuk selalu membuat jengkel para bek dengan situasi satu lawan satu atau lari di belakang para bek. Berada di tempat yang tidak bisa dilihat oleh bek. Memberikan assist, mencetak gol. Ini, menurut saya, adalah gaya bermain saya.”

Mengenai kecepatannya, ia menambahkan dalam wawancara itu bahwa ia tidak yakin ada pesepak bola yang bisa mendekatinya di lapangan dalam hal kecepatan murni. Ia juga menampik saran bahwa ia bisa berpartisipasi dalam Olimpiade 2024.

Insiden dengan Pelatih dan Spekulasi Kontrak

Perselisihannya dengan pelatih Niko Kovac berawal dari insiden akhir bulan lalu, ketika Adeyemi melempar botol air ke arah bangku cadangan setelah ia diganti. Kovac kemudian secara terbuka mengkritik perilaku Adeyemi, menggambarkannya sebagai “tidak perlu”.

Saat Dortmund bermain imbang 1-1 dengan Hamburg akhir pekan lalu, Kovac terlihat frustrasi dengan penampilan Adeyemi dan menariknya keluar setelah 66 menit.

Laporan dari Bild menyebutkan bahwa pembicaraan mengenai masa depan pemain sayap itu sudah dimulai. Dengan dua tahun tersisa di kontraknya saat ini, perwakilannya diduga mencari perpanjangan kontrak jangka panjang bersama dengan klausul pembelian sebesar 70 juta poundsterling.

Perjalanan Karier Gemilang dan Perbandingan dengan Mohamed Salah

Perjalanan Adeyemi menanjak di dunia sepak bola telah sangat luar biasa, dengan perkembangannya yang membentang selama bertahun-tahun meskipun usianya masih muda. Pada tahun 2019, ia meraih Medali Fritz-Walter Jerman sebagai talenta U-17 paling menjanjikan di negara itu.

Baca juga:  Kejutan! Ubed Libas Unggulan Pertama Loh Kean Yew.

Pada periode di Red Bull Salzburg, ia menyumbangkan satu gol dan empat assist dalam 12 penampilan, membantu mengamankan penghargaan tersebut. Adeyemi kemudian mencetak sembilan gol sambil memberikan 12 assist pada musim berikutnya, sebelum mencatatkan 23 gol dan sembilan assist pada musim setelah itu. Ia kemudian pindah ke Dortmund untuk musim 2022/2023 dan menerima panggilan pertamanya untuk tim nasional.

Bundesliga telah menarik paralel antara dirinya dan ikon Liverpool, Mohamed Salah.

“Keduanya adalah pencetak gol berkaki kiri yang menciptakan keajaiban dari sisi sayap, ada banyak kesamaan,” demikian bunyi perbandingan Bundesliga. “Keduanya adalah anti-Lionel Messi dalam hal gaya dribbling mereka, menggunakan pusat gravitasi tinggi untuk mengecoh bek dengan kecepatan. Jika mereka tidak berhasil dengan satu skill, mereka cenderung memenangkan tendangan bebas di area berbahaya. Adeyemi lebih suka memulai dari kiri dibandingkan Salah yang dari kanan, tetapi ada tanda-tanda bahwa ketika memasuki kotak lawan, penyerang BVB bisa menjadi lebih baik lagi.”

Potensi Karim Adeyemi untuk Manchester United memang terlihat menarik, meskipun penampilannya belakangan ini belum maksimal. Kecepatan dan kemampuan individualnya bisa menjadi senjata ampuh bagi Setan Merah, namun situasi kontrak dan hubungannya dengan pelatih di Dortmund akan menjadi faktor kunci dalam menentukan kemungkinan transfernya ke Old Trafford.

(OL/GN)
sumber : www.mirror.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Usyk vs. Rico: Duel Impian Lintas Arena, Siapa Jawara?

Usyk vs Rico: Duel impian lintas arena! Siapa jawara sejati pertarungan yang...

Mai Soliman: Lebih dari Ring, Kisahnya Bikin Terpana!

Mai Soliman: bukan sekadar atlet ring. Kisahnya melampaui arena, mengungkap perjalanan inspiratif...

UFC Belgrade: Gerbang Era Baru?

UFC Belgrade: Bukan sekadar event. Ini gerbang era baru MMA, siap lahirkan...

Biologi Indonesia Gacor, Borong 7 Medali OIBO 2026!

Indonesia bangga! Tim Biologi torehkan prestasi gemilang di OIBO 2026, memborong 7...